Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Purbaya Ungkap Suntikan Likuiditas Rp400 Triliun Dorong Pemulihan Penjualan Otomotif dan Manufaktur

Anggie Ariesta , Jurnalis-Selasa, 04 Agustus 2026 |16:43 WIB
Purbaya Ungkap Suntikan Likuiditas Rp400 Triliun Dorong Pemulihan Penjualan Otomotif dan Manufaktur
Menkeu Purbaya (Foto: Okezone)
A
A
A

"Mungkin akan saya perpanjang sampai tahun depan. Terus saya tambah lagi Rp200 triliun dari uang saya yang ada di BI yang nganggur. Itu untuk memastikan daya beli masyarakat terjaga dan sistem finansial kita bisa mendukung pertumbuhan ekonomi yang lebih cepat," tegasnya.

Purbaya optimistis tambahan likuiditas tersebut mulai memberikan dampak terhadap aktivitas ekonomi, termasuk penjualan kendaraan bermotor.

"Harusnya sekarang sih (penjualan) mobil, motor sudah mulai recover," katanya.

Ia menilai langkah tersebut merupakan bentuk sinergi kebijakan fiskal dan moneter untuk menjaga permintaan domestik.

Selama menjabat sebagai Menteri Keuangan, Purbaya menegaskan akan terus memastikan ketersediaan likuiditas agar perekonomian tetap bergerak dan mampu tumbuh lebih cepat.

"Saya akan memastikan perekonomian tumbuh semakin cepat lagi. Jadi bapak-bapak dan ibu-ibu enggak usah khawatir," ungkapnya.

Di sisi lain, Purbaya juga menyoroti perbaikan indikator manufaktur sebagai sinyal positif bagi perekonomian. Ia menyebut Purchasing Managers' Index (PMI) sempat terus melemah sejak awal tahun dan mencapai titik terendah pada Mei, namun mulai berbalik naik setelah pemerintah kembali menyuntikkan likuiditas ke sistem keuangan.

"Saat ini PMI sudah meningkat. Hal itu menunjukkan sektor manufaktur berpotensi kembali memasuki fase ekspansi dalam waktu dekat. Kami akan memastikan tren peningkatan tersebut terus berlanjut," kata bendahara negara.

Sebagai informasi, PMI Manufaktur Indonesia yang dirilis S&P Global meningkat ke level 50,3 pada Juli 2026, dari 46,9 pada Juni 2026.

Kenaikan tersebut mengakhiri tiga bulan berturut-turut berada di zona kontraksi sekaligus menandakan aktivitas manufaktur kembali memasuki fase ekspansi.

Menurut Purbaya, perbaikan PMI menjadi indikasi awal bahwa sektor manufaktur dan permintaan domestik akan terus menguat pada paruh kedua tahun ini.

(Taufik Fajar)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement