Namun, sekitar 40 menit setelah keputusan tersebut, Amran mendapat informasi bahwa Tiara sedang hamil muda. Mendengar kondisi tersebut, Amran mengatakan dirinya kemudian menawarkan opsi lain kepada Tiara.
Dia kemudian menawarkan agar Tiara tetap bekerja di lingkungan Kementerian Pertanian pada posisi administrasi dengan jabatan yang sama. Bahkan, menurutnya, posisi tersebut berpotensi memberikan gaji dan tunjangan kinerja yang lebih tinggi.
"Kamu berkantor di Kementerian (Pertanian) bagian administrasi, jabatannya sama, gajinya bisa lebih tinggi, tukinnya. Kami tawarkan di sini," ucapnya.
Lebih jauh, Amran menegaskan pemindahan tersebut bukan dimaksudkan sebagai hukuman. Dia juga membantah adanya diskriminasi terhadap Tiara karena merupakan perempuan.
"Jadi bukan dihukum, tetapi, nah saya dengan spontan, tolong cari yang kuat. Tapi terserah laki atau perempuan. Jadi tidak ada masalah di situ membuktikan bahwa saya tidak ada diskriminasi, kami mau di sini berkantor. Dengan jabatan sama, bahkan promosi," pungkas Amran.