Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Airlangga Ungkap Prospek Positif Ekonomi RI di Tengah Gejolak Global

Rohman Wibowo , Jurnalis-Jum'at, 14 Agustus 2026 |19:09 WIB
Airlangga Ungkap Prospek Positif Ekonomi RI di Tengah Gejolak Global
Fundamental ekonomi nasional berada dalam kondisi solid di tengah ketidakpastian global. (Foto: Okezone.com)
A
A
A

Aktivitas sektor riil turut menggeliat, ditandai dengan kenaikan penjualan otomotif sebesar 33,3 persen secara tahunan (year-on-year/YoY). Lonjakan juga terjadi pada kategori kendaraan listrik dan hibrida yang mencapai lebih dari 40 persen.

Indikator konsumsi listrik nasional tercatat naik 10,8 persen, sementara penjualan semen tumbuh 13,5 persen YoY. Di sektor keuangan, dana pihak ketiga (DPK) tumbuh 10,21 persen, kredit tumbuh 12,67 persen YoY, dan kredit investasi melesat hingga sekitar 25 persen. Sementara itu, pemulihan sektor UMKM berada di kisaran 1 persen per bulan.

Keberhasilan menjaga konsumsi domestik tersebut didukung stabilitas sektor keuangan serta bantalan eksternal yang masih memadai. Kinerja ekspor yang surplus dan penguatan nilai tukar rupiah juga menjadi penopang daya tahan ekonomi nasional.

"Cadangan devisa kita aman di angka 145,3 miliar dolar AS yang setara 5,5 bulan impor, sementara neraca dagang secara kumulatif Januari-Juni juga masih positif sebesar 3,58 miliar dolar AS," jelas Airlangga.

Untuk menjaga daya beli masyarakat, pemerintah menggelontorkan stimulus sebesar Rp70 triliun pada kuartal pertama dan Rp26,34 triliun pada kuartal kedua untuk berbagai insentif pajak, transportasi, pembebasan bea masuk LPG, program vokasi dan magang, serta bantuan pangan.

Di samping itu, program perlindungan sosial (perlinsos) dialokasikan sebesar Rp549,9 triliun. Anggaran tersebut mencakup Program Keluarga Harapan (PKH), Program Sembako, iuran Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP), penanganan bencana, subsidi BBM, KIP Kuliah, dan subsidi Kredit Usaha Rakyat (KUR).

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement