Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

6 Fakta Prabowo Bongkar Masalah BUMN dari 750 Perusahaan Mau Ditutup hingga Usut Direksi 30 Tahun

Feby Novalius , Jurnalis-Sabtu, 15 Agustus 2026 |05:03 WIB
6 Fakta Prabowo Bongkar Masalah BUMN dari 750 Perusahaan Mau Ditutup hingga Usut Direksi 30 Tahun
Presiden Prabowo Subianto memberi sorotan tajam terhadap kondisi Badan Usaha Milik Negara (BUMN). (Foto: Okezone.com/Aldhi Chandra)
A
A
A

"Saya mengira BUMN itu adalah 300 atau 400 (ternyata) 1.074. Dan BUMN-BUMN ini kadang-kadang bekerja seenaknya, tidak bertanggung jawab kepada bangsa, kepada negara, pemerintah tidak dianggap. Saya tidak paham bagaimana bisa terjadi seperti ini," ujar Prabowo.

Menurut Prabowo, jumlah BUMN yang terlalu banyak membuat struktur perusahaan negara menjadi gemuk. Ia juga menyoroti banyaknya lapisan direksi dan komisaris.

"Terlalu banyak yang tidak produktif. Terlalu banyak lapisan direksi dan komisaris," katanya.

3. Prabowo Klaim Sudah Tutup 290 BUMN

Prabowo mengatakan pemerintah telah menutup 290 BUMN sebagai bagian dari upaya membenahi perusahaan negara. Pemerintah menargetkan jumlah BUMN pada akhir 2026 maksimal hanya 300 perusahaan.

"Tapi, saya dengan bangga hari ini saya melaporkan kepada majelis yang terhormat, hari ini kita telah menutup 290 BUMN. Pada 31 Desember 2026, kita targetkan hanya akan memiliki paling banyak 300 BUMN," kata Prabowo.

Prabowo menegaskan hanya BUMN yang produktif dan mampu menciptakan nilai tambah yang akan dipertahankan.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement