JAKARTA - Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Darat mengoptimalkan layanan angkutan penyeberangan dan bus perintis untuk mendukung distribusi bantuan serta pemulihan akses transportasi pascagempa di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub Aan Suhanan mengatakan angkutan penyeberangan dimanfaatkan untuk mengirimkan bantuan dan peralatan yang dibutuhkan dalam penanganan dampak bencana. Salah satunya melalui KMP Ile Ape yang mengangkut dua unit ekskavator menuju Palue, Kabupaten Sikka, NTT.
Alat berat tersebut digunakan untuk membantu proses evakuasi material akibat bencana gempa dan longsor yang mengganggu akses jalan.
"Pada hari ini, melalui KMP Ile Ape, telah mengangkut dua unit alat berat ekskavator untuk bantuan evakuasi material akibat bencana gempa di wilayah Palue, Kabupaten Sikka, NTT," kata Aan, Rabu (19/8/2026).
Selain mengangkut alat berat, kapal tersebut juga membawa anggota Polres Sikka serta lima orang dokter untuk mendukung penanganan di wilayah terdampak.