“Sekolah Rakyat perlu lebih dipromosikan kepada publik. Program ini memiliki berbagai keunggulan, tetapi masih kurang mendapatkan eksposur,” kata Purbaya.
Untuk program KDKMP, dari total 5.970 unit di Jawa Barat, sebanyak 22 lokasi telah disurvei dan sebagian di antaranya telah menyelesaikan tahap pembangunan fisik.
Sementara pada program SPPG yang mencakup 6.794 unit di Jawa Barat, survei telah dilakukan di 275 lokasi. Setiap unit SPPG melayani kapasitas 1.600 hingga 2.800 porsi makanan bergizi per hari untuk siswa PAUD hingga SMA, balita, ibu hamil, serta ibu menyusui dengan kualitas yang terpantau baik.
Untuk meningkatkan akuntabilitas pelaksanaan, Purbaya menginstruksikan Ditjen Perbendaharaan untuk menyusun indeks penilaian performa SPPG berskala 1 sampai 5 di setiap daerah. Indikator ini ditujukan untuk mengukur tingkat penerimaan manfaat, menjaga standar kualitas pangan, serta menjadi tolok ukur komparasi kinerja SPPG secara nasional.
(Taufik Fajar)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.