Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Update Penanganan Karhutla, Purbaya Bakal Tambah Anggaran Bencana BNPB 

Anggie Ariesta , Jurnalis-Rabu, 26 Agustus 2026 |13:37 WIB
Update Penanganan Karhutla, Purbaya Bakal Tambah Anggaran Bencana BNPB 
Menkeu Purbaya (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan komitmen pemerintah dalam mendukung penanganan musibah Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), khususnya di wilayah Kalimantan. Purbaya menyampaikan bahwa alokasi anggaran siap dikucurkan secara fleksibel mengikuti kebutuhan dan pengajuan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Purbaya menjelaskan bahwa skema penanganan bencana darurat Karhutla disalurkan melalui mekanisme channeling di bawah naungan BNPB serta kementerian teknis terkait.

"Itu kan kita diminta, nanti tergantung permintaan BNPB kan. Kita kan channeling-nya lewat BNPB," ujar Purbaya usai Sidang Aduan Kanal Debottlenecking, Rabu (26/8/2026).

Adapun mengenai estimasi besaran anggaran Karhutla yang bakal dikucurkan, Purbaya mengungkapkan bahwa BNPB saat ini memegang alokasi Dana Siap Pakai (DSP) sekitar Rp5 triliun untuk atasi semua bencana.

Meski BNPB belum mengajukan tambahan nominal secara resmi, Kementerian Keuangan memastikan siap melipatgandakan dana tersebut jika eskalasi Karhutla meningkat.

"Belum, belum minta. Tapi kita sediain... kan mereka punya 5 triliun. Kalau kurang ya kita tambah nanti. Sementara ini, Kementerian Kehutanan juga sudah minta anggaran, kita sudah kasih sebagian," kata Purbaya.

Purbaya menambahkan, Kementerian Keuangan juga telah merealisasikan sebagian permohonan anggaran pendukung dari Kementerian Kehutanan guna memperkuat upaya pencegahan, pemadaman darurat, serta patroli penanggulangan Karhutla di lapangan.

 

Sebelumnya, BNPB mulai mengoptimalkan pemanfaatan Dana Siap Pakai (DSP) untuk akselerasi operasi penanganan Karhutla di beberapa provinsi rawan, termasuk Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat, dan Sumatra Selatan.

Penyaluran anggaran fokus dialokasikan pada dua skema utama, yakni pemadaman udara (water bombing dan teknologi modifikasi cuaca/TMC) serta operasional Satgas Darat gabungan TNI/Polri dan relawan.

Operasi modifikasi cuaca terus digencarkan bersama BMKG dan BRIN guna memicu hujan buatan di titik-titik krisis (hotspot).

Selain itu, BNPB terus mendistribusikan dana operasional perbantuan tanggap darurat langsung ke pemerintah daerah yang telah menetapkan status siaga darurat Karhutla, guna memastikan pemenuhan logistik dan peralatan pemadaman di area-area terisolasi.

(Taufik Fajar)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement