Kolaborasi ini diarahkan untuk mendorong pengembangan ekosistem perdagangan karbon yang tidak hanya berorientasi pada peningkatan volume transaksi, tetapi juga memperkuat fondasi dari sisi ketersediaan proyek berkualitas, integritas lingkungan, sistem MRV, pembiayaan, serta akses pasar.
Melalui jaringan industri Aspebindo, kedua pihak akan menjajaki identifikasi berbagai kegiatan pengurangan maupun penyerapan emisi yang berpotensi dikembangkan menjadi proyek karbon sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Potensi tersebut dapat berasal dari berbagai sektor, termasuk energi, pertambangan, bioenergi, kehutanan, industri, pengelolaan limbah, energi terbarukan, dan kegiatan rendah karbon lainnya.
Kolaborasi ini diharapkan dapat mempertemukan pemilik proyek dengan ekosistem yang lebih luas, termasuk penyedia teknologi, lembaga validasi dan verifikasi, lembaga keuangan, investor, pengembang proyek, serta calon pembeli unit karbon.
(Dani Jumadil Akhir)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.