Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Anggaran BGN 2027 Tembus Rp240,2 Triliun, Mayoritas untuk MBG

Rohman Wibowo , Jurnalis-Kamis, 03 September 2026 |21:18 WIB
Anggaran BGN 2027 Tembus Rp240,2 Triliun, Mayoritas untuk MBG
Hampir 97 persen anggaran BGN digunakan dan dikonversi menjadi menu MBG. (Foto :Okezone.com/Kementerian UMKM)
A
A
A

JAKARTA – Badan Gizi Nasional (BGN) mengungkapkan total anggaran yang dialokasikan untuk 2027 mencapai Rp240,2 triliun. Sebagian besar anggaran tersebut akan digunakan untuk menjalankan Program Pemenuhan Gizi Nasional, termasuk program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Kepala BGN Sudaryono mengatakan, pagu anggaran BGN 2027 ditetapkan sebesar Rp240.201.499.678.000 berdasarkan Surat Bersama Pagu Anggaran (SPBA) Menteri Keuangan Nomor S-483/MK.03/2026 dan Menteri PPN Nomor T-767/D.9/PP.04.12/08/2026 tertanggal 5 Agustus 2026.

"Terdapat efisiensi sebesar Rp30 triliun khusus pada komponen pemotongan pemerintah untuk MBG, yang dari semula Rp265,5 triliun menjadi Rp232,5 triliun. Angka Rp240,2 triliun tersebut yang menjadi dasar rencana kerja dan anggaran yang kami sampaikan pada siang hari ini," ungkapnya dalam Rapat Dengar Pendapat bersama Komisi IX DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Kamis (3/9/2026).

Dia menjelaskan, total anggaran Rp240,2 triliun tersebut terbagi dalam dua program. Pertama, Program Pemenuhan Gizi Nasional sebesar Rp232,88 triliun atau 96,95 persen dari total anggaran. Kedua, Program Dukungan Manajemen sebesar Rp7,33 triliun atau 3,05 persen.

Berdasarkan jenis belanja, anggaran BGN 2027 terdiri atas belanja barang sebesar Rp233,12 triliun atau 97,05 persen dan belanja pegawai sebesar Rp7,08 triliun atau 2,95 persen.

"Jadi memang komposisi anggaran yang besar ini hampir 97 persen digunakan dan dikonversi menjadi menu MBG yang disajikan kepada penerima manfaat, baik peserta didik maupun penerima manfaat nonpeserta didik seperti 3B," pungkasnya.

(Feby Novalius)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement