"Denpasar itu load factor-nya bisa sampai 97-98 persen. Sering sekali 100 persen," ujar dia.
Selain penerbangan jet, Bandara Husein Sastranegara juga masih melayani penerbangan menggunakan pesawat propeller yang dioperasikan Susi Air dengan rute Halim Perdanakusuma dan Cijulang Pangandaran.
Penambahan penerbangan tersebut menjadi bagian dari optimalisasi Bandara Husein Sastranegara. Sebelumnya, bandara tersebut tetap beroperasi, tetapi penerbangannya terbatas pada pesawat propeller dan rute intra-Jawa.
Dengan optimalisasi tersebut, Bandara Husein kini kembali melayani penerbangan jet ke luar Pulau Jawa. Pengelola juga tengah mempersiapkan bandara untuk kembali melayani penerbangan internasional.Granito mengatakan, dari sisi fasilitas dan operasional, pihaknya telah melakukan berbagai pembenahan untuk mendukung peningkatan trafik penerbangan. Pada 2026, Bandara Husein Sastranegara memproyeksikan dapat melayani sekitar 430.000 penumpang, baik domestik maupun internasional
(Feby Novalius)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.