Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ini 3 Jurus Tarik Investasi Asing dan Hilirisasi 

Rohman Wibowo , Jurnalis-Sabtu, 05 September 2026 |12:31 WIB
Ini 3 Jurus Tarik Investasi Asing dan Hilirisasi 
Ini 3 Jurus Tarik Investasi Asing dan Hilirisasi  (Foto: Freepik)
A
A
A

Lebih lanjut, Todotua menggarisbawahi bahwa eksekusi proses hilirisasi nasional wajib ditopang oleh jaminan kepastian dan kemudahan berusaha melalui perbaikan iklim usaha dan penyempurnaan tata kelola perizinan.

Reformasi iklim usaha tersebut dieksekusi melalui penerapan izin berusaha berbasis risiko, perampingan (streamlining) kewenangan penerbitan izin, penguatan kepastian berusaha, hingga simplifikasi proses perizinan.

Penyempurnaan regulasi terus dilakukan secara berkelanjutan, salah satunya lewat penerbitan Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko.

Melalui skema perizinan berbasis risiko, mekanisme pengajuan tidak lagi menggunakan pendekatan seragam (one size fits all), melainkan disesuaikan dengan tingkat risiko masing-masing aktivitas usaha. Pendekatan ini, bersama dengan integrasi sistem Online Single Submission (OSS), diharapkan dapat mengikis tumpang tindih kewenangan serta menghadirkan proses yang lebih sistematis dannterukur.

Pada pilar insentif, Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM turut menawarkan beragam fasilitas fiskal guna memikat modal bernilai tambah, mulai dari skema tax allowance, tax holiday, masterlist, hingga super tax deduction.

Pemberian fasilitas super tax deduction secara khusus dirancang untuk menjawab tantangan alih teknologi terapan dan peningkatan mutu tenaga kerja domestik, melalui mekanisme pemotongan penghasilan bruto kena pajak dalam porsi tertentu yang disesuaikan dengan besaran biaya kegiatan vokasi, pelatihan, sertanpenelitian dan pengembangan yang dijalankan pelaku usaha.

Menurut Todotua, penyediaan stimulus fiskal ini sangat penting karena penguasaan teknologi merupakan kunci utama agar hilirisasi nasional mampu naik kelas.

“Investasi yang masuk ke Indonesia perlu diarahkan bukan hanya pada pembangunan fasilitas produksi, tetapi juga membawa transfer teknologi, riset dan inovasi, serta penguasaan proses produksi yang lebih kompleks,” ujarnya.

Penerapan ketiga strategi tersebut diharapkan mampu terus mendongkrak realisasi investasi hilirisasi sekaligus memperbesar kontribusinya terhadap pertumbuhan ekonomi nasional secara berkelanjutan.
 

(Dani Jumadil Akhir)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement