Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Komitmen Indonesia di KTT BRICS 2026, Ingin Pastikan Tak Ada Masyarakat Tertinggal

Anggie Ariesta , Jurnalis-Senin, 14 September 2026 |09:10 WIB
Komitmen Indonesia di KTT BRICS 2026, Ingin Pastikan Tak Ada Masyarakat Tertinggal
Komitmen Indonesia di KTT BRICS 2026, Ingin Pastikan Tak Ada Masyarakat Tertinggal (Foto: Dokumentasi)
A
A
A

Presiden Prabowo menggarisbawahi bahwa ketahanan merupakan pilar utama pembangunan. Dia mencontohkan pengalaman Indonesia, seperti dampak bencana alam di Aceh serta risiko kenaikan permukaan air laut (sea-level rise) yang mengancam kawasan pesisir negara kepulauan.

Menurut Presiden Prabowo, pertumbuhan ekonomi tidak cukup hanya mengejar angka, tetapi harus mampu melindungi hasil-hasil pembangunan dari ancaman risiko masa depan. Inisiatif BRICS juga diharapkan menghasilkan kerja sama konkret yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat luas.

Melalui partisipasi pada KTT BRICS 2026, Indonesia menegaskan kembali komitmennya sebagai mitra aktif dalam mendorong kerja sama internasional yang tangguh, inovatif, inklusif, dan berkelanjutan sesuai dengan fokus Keketuaan India 2026.

Dalam rangkaian kegiatan hari kedua tersebut, Presiden Prabowo turut didampingi oleh Menteri Luar Negeri Sugiono dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, sementara Menko Airlangga didampingi oleh Sesmenko Perekonomian Susiwijono Moegiarso.

(Dani Jumadil Akhir)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement