Presiden Prabowo menggarisbawahi bahwa ketahanan merupakan pilar utama pembangunan. Dia mencontohkan pengalaman Indonesia, seperti dampak bencana alam di Aceh serta risiko kenaikan permukaan air laut (sea-level rise) yang mengancam kawasan pesisir negara kepulauan.
Menurut Presiden Prabowo, pertumbuhan ekonomi tidak cukup hanya mengejar angka, tetapi harus mampu melindungi hasil-hasil pembangunan dari ancaman risiko masa depan. Inisiatif BRICS juga diharapkan menghasilkan kerja sama konkret yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat luas.
Melalui partisipasi pada KTT BRICS 2026, Indonesia menegaskan kembali komitmennya sebagai mitra aktif dalam mendorong kerja sama internasional yang tangguh, inovatif, inklusif, dan berkelanjutan sesuai dengan fokus Keketuaan India 2026.
Dalam rangkaian kegiatan hari kedua tersebut, Presiden Prabowo turut didampingi oleh Menteri Luar Negeri Sugiono dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, sementara Menko Airlangga didampingi oleh Sesmenko Perekonomian Susiwijono Moegiarso.
(Dani Jumadil Akhir)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.