Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Harga Emas Antam 16 September Naik Rp1.000, Ini Rinciannya

Tangguh Yudha , Jurnalis-Rabu, 16 September 2026 |09:08 WIB
Harga Emas Antam 16 September Naik Rp1.000, Ini Rinciannya
Harga emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) naik tipis pada perdagangan hari ini, Rabu (16/9/2026). (Foto: Okezone.com)
A
A
A

JAKARTA — Harga emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) naik tipis pada perdagangan hari ini, Rabu (16/9/2026). Setelah sempat anjlok kemarin, harga logam mulia naik Rp1.000 menjadi Rp2.593.000 per gram.

Penguatan juga terjadi pada harga pembelian kembali atau buyback emas Antam. Harga buyback tercatat naik Rp1.000 menjadi Rp2.438.000 per gram.

Diketahui, pada hari sebelumnya harga emas Antam anjlok Rp10.000, dari Rp2.602.000 menjadi Rp2.592.000 per gram.

Adapun untuk transaksi pembelian emas batangan, ketentuan perpajakan yang berlaku mengatur pembelian emas dengan ukuran 1 gram hingga 1.000 gram atau 1 kilogram dikenakan potongan pajak sesuai Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 34/PMK.10/2017.

Sementara itu, transaksi penjualan kembali emas batangan kepada PT Antam Tbk dengan nilai di atas Rp10 juta dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 sebesar 1,5% bagi pemegang Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dan 3% bagi pelanggan non-NPWP.

PPh tersebut dipotong langsung dari total nilai buyback yang diterima pelanggan.

Berikut rincian harga emas Antam hari ini:

    0,5 gram: Rp1.346.500

    1 gram: Rp2.593.000

    2 gram: Rp5.126.000

    3 gram: Rp7.664.000

    5 gram: Rp12.740.000

    10 gram: Rp25.425.000

    25 gram: Rp63.437.000

    50 gram: Rp126.795.000

    100 gram: Rp253.512.000

    250 gram: Rp633.515.000

    500 gram: Rp1.266.820.000

    1.000 gram: Rp2.533.600.000

(Feby Novalius)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement