Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Danantara: PSEL Bogor Raya 1 Rp2,8 Triliun Bisa Suplai Listrik ke 100.000 Rumah

Iqbal Dwi Purnama , Jurnalis-Kamis, 17 September 2026 |12:55 WIB
Danantara: PSEL Bogor Raya 1 Rp2,8 Triliun Bisa Suplai Listrik ke 100.000 Rumah
Danantara: PSEL Bogor Raya 1 Rp2,8 Triliun Bisa Suplai Listrik ke 100.000 Rumah (Foto: Okezone)
A
A
A

Pada 30 Januari 2026, sebanyak enam konsorsium menyerahkan proposal untuk mengikuti proses seleksi. Setelah melalui evaluasi, hanya dua konsorsium yang lolos ke tahap berikutnya pada Februari 2026.

Selanjutnya, penandatanganan joint venture agreement dilakukan pada Maret 2026, disusul perjanjian kerja sama pada April 2026 dan penerbitan status Proyek Strategis Nasional pada Mei 2026.

Sementara itu, Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto mengatakan persoalan sampah di Bogor Raya merupakan masalah yang telah berlangsung lama. Dia memperkirakan timbulan sampah dari Kota dan Kabupaten Bogor dapat mencapai sekitar 4.000 ton per hari.

Bima menekankan bahwa groundbreaking PSEL Bogor Raya 1 bukan menjadi tahap akhir, melainkan awal dari proses pembangunan dan pengoperasian fasilitas tersebut.

Dia meminta pemerintah daerah memastikan ekosistem pengelolaan sampah dari hulu hingga hilir berjalan dengan baik, termasuk menjamin pasokan sampah, distribusi, dukungan masyarakat, perizinan, dan tata kelola.

"Kita berharap tentu Pak Wali Kota, Pak Bupati bisa memastikan ekosistem di hulu dan di hilir berjalan dengan baik. Memastikan suplai sampahnya, memastikan distribusinya, memastikan dukungan dari warga, memastikan perizinannya, memastikan tata kelolanya," ujar Bima.

Kemendagri, lanjut dia, siap memfasilitasi apabila terdapat hambatan dalam proses pengembangan PSEL Bogor Raya 1. Bima juga berharap PSEL Bogor Raya dapat menjadi contoh pengelolaan sampah bagi kota-kota besar lainnya di Indonesia.
 

(Dani Jumadil Akhir)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement