Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

BI Soroti Transaksi Misterius di DANA, Minta Investigasi Total

Anggie Ariesta , Jurnalis-Rabu, 23 September 2026 |11:30 WIB
BI Soroti Transaksi Misterius di DANA, Minta Investigasi Total
BI Soroti Transaksi Misterius di DANA, Minta Investigasi Total (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Bank Indonesia (BI) merespons insiden transaksi tidak sah yang dialami pengguna aplikasi dompet digital DANA. BI memastikan saat ini sedang mencermati sekaligus melakukan pendalaman intensif atas permasalahan sistem keamanan transaksi tersebut.

Kepala Departemen Komunikasi Bank Indonesia Ramdan Denny Prakoso mengatakan, BI telah mengambil langkah pengawasan dengan menuntut pihak DANA melakukan evaluasi dan pembenahan sistem secara menyeluruh.

"Bank Indonesia telah melakukan langkah pengawasan dan meminta DANA melakukan investigasi secara menyeluruh, melakukan perbaikan atas kelemahan, serta penguatan pengamanan untuk memastikan transaksi kembali berjalan sesuai dengan mekanisme autentikasi dan standar keamanan transaksi yang dipersyaratkan," kata Denny dalam keterangan resminya, Jakarta, Rabu (23/9/2026).

BI juga menginstruksikan manajemen DANA bersama pihak terkait untuk bergerak cepat menyelesaikan seluruh laporan kerugian konsumen secara adil.

"DANA bersama pihak terkait telah diminta untuk segera melakukan identifikasi dan verifikasi atas transaksi yang tidak diakui, menindaklanjuti setiap pengaduan konsumen, serta melakukan penyelesaian atas pengaduan sesuai dengan mekanisme dan ketentuan yang berlaku," tegasnya.

Denny menekankan bahwa keselamatan serta pemenuhan hak-hak nasabah menjadi fokus utama BI dalam mengawal penanganan insiden ini hingga tuntas.

"Bank Indonesia memastikan pelindungan dan pemenuhan hak konsumen menjadi prioritas dalam penyelesaian insiden ini. Bank Indonesia akan terus mengawal proses tersebut hingga hak konsumen yang terdampak terpenuhi sesuai ketentuan," jelas Denny.

 

Di samping itu, BI mengingatkan seluruh penyelenggara jasa pembayaran (PJP) untuk mematuhi prinsip keandalan sistem dan manajemen risiko secara konsisten.

"Keamanan, keandalan, dan pelindungan konsumen merupakan prinsip utama dalam penyelenggaraan sistem pembayaran. Setiap penyelenggara wajib memastikan pengembangan dan perubahan sistem maupun aplikasi didukung oleh tata kelola, manajemen risiko, pengujian, serta pengendalian keamanan yang memadai," ungkap dia.

Masyarakat juga diimbau untuk selalu waspada dalam menjaga kerahasiaan data pribadi serta rutin memeriksa riwayat transaksi finansial mereka.

"Di sisi pengguna, masyarakat diimbau untuk menjaga kerahasiaan data dan kredensial pembayaran, memantau riwayat transaksi secara berkala, serta segera melaporkan transaksi yang tidak dikenali melalui kanal resmi bank penerbit kartu dan/atau penyelenggara," imbaunya.

Dengan demikian, BI menegaskan tidak akan segan mengambil tindakan penegakan hukum dan pengawasan ketat sesuai aturan yang berlaku. "Bank Indonesia akan terus mengawal penyelesaian insiden dan melakukan tindak lanjut pengawasan secara tegas sesuai dengan ketentuan yang berlaku," pungkas Denny.

Sebelumnya, manajemen DANA sudah menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami oleh para pengguna terdampak. DANA menegaskan komitmennya untuk menjamin keamanan saldo dan data seluruh pengguna melalui jaminan garansi perlindungan (DANA Protection).

Pihaknya saat ini tengah melakukan investigasi internal secara mendalam dan berkoordinasi erat dengan Bank Indonesia, kepolisian, serta penyedia jaringan pembayaran untuk mengidentifikasi indikasi kejahatan siber (cybercrime). DANA memastikan akan memproses pengembalian dana (refund) bagi seluruh transaksi tidak sah yang terverifikasi sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

(Dani Jumadil Akhir)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement