Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

BCA Bantah Kabar Haji Isam Akuisisi Saham BBCA

Dani Jumadil Akhir , Jurnalis-Sabtu, 26 September 2026 |07:43 WIB
BCA Bantah Kabar Haji Isam Akuisisi Saham BBCA
BCA Bantah Kabar Haji Isam Akuisisi Saham BBCA (Foto: IDX)
A
A
A

JAKARTA - Beredar kabar di media sosial yang menyebutkan Andi Syamsuddin Arsyad atau Haji Isam akan mengakuisisi saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) atau BCA. Kabar ini langsung dibantah manajemen BCA.

BCA menegaskan, isu mengenai akuisisi saham BBCA oleh Haji Isam yang beredar di media sosial merupakan informasi yang tidak benar.

“Menanggapi isu yang beredar di media sosial terkait adanya rencana aksi korporasi tertentu terhadap BCA, dapat kami sampaikan bahwa informasi tersebut tidak benar,” kata EVP Corporate Communication & Social Responsibility BCA Hera F Haryn dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (26/9/2026).

Hera mengimbau nasabah dan masyarakat agar mengakses informasi dari sumber-sumber yang resmi, baik dari situs resmi perusahaan maupun outlet media yang kredibel. BCA juga menegaskan senantiasa beroperasi berdasarkan prinsip kehati-hatian, berintegritas dan sesuai regulasi yang berlaku.

Sebagai informasi, kepemilikan saham BCA masih didominasi PT Dwimuria Investama Andalan (DIA) dengan 67,73 miliar saham atau 54,94 persen.

Sedangkan saham yang tercatat sebagai milik masyarakat mencapai 44,64 persen, yang terdiri atas 2,51 persen saham masyarakat warkat dan 42,13 persen saham masyarakat nonwarkat.

Adapun perubahan terjadi pada tingkat pengendali terakhir setelah meninggalnya Bambang Hartono, sebagaimana disampaikan perseroan melalui keterbukaan informasi pada 31 Juli 2026.

Sebelumnya, Robert Budi Hartono dan Bambang Hartono merupakan pemegang saham PT DIA yang sekaligus merupakan pemegang saham pengendali terakhir BCA.

Setelah Bambang Hartono meninggal dunia, terjadi perubahan pemegang saham pengendali PT DIA menjadi Robert Budi Hartono, dengan persentase kepemilikan Robert di PT DIA yang tidak berubah, yaitu 51 persen. Dengan demikian, Robert Budi Hartono menjadi pemegang saham pengendali terakhir BCA.

 

Sementara itu, diberitakan sebelumnya, Haji Isam melalui perusahaannya PT Jhonlin Baratama belum lama ini telah menandatangani perjanjian jual beli saham bersyarat dengan Low Tuck Kwong dan Elaine Low selaku pemilik mayoritas saham PT Bayan Resources Tbk (BYAN).

Perjanjian jual beli saham bersyarat pada 16 September 2026 itu terkait dengan rencana pengalihan 10.000.000.500 atau sepuluh miliar lima ratus saham biasa atau setara 30 persen kepemilikan atas BYAN kepada Jhonlin Baratama.

Setelah penyelesaian transaksi dan terpenuhinya atau seluruh syarat pendahuluan, Haji Isam akan memiliki 30 persen dari total saham beredar BYAN yang sebanyak 33.333.335.000 lembar saham.

(Dani Jumadil Akhir)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement