Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

BEI Catat 50 Investor Buka Rekening Short Selling Perdana

Rohman Wibowo , Jurnalis-Kamis, 01 Oktober 2026 |14:42 WIB
BEI Catat 50 Investor Buka Rekening Short Selling Perdana
Dirut BEI (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi mengaktifkan kembali perdagangan saham dengan skema short selling secara terbatas mulai Kamis (1/10/2026). Penerapan instrumen transaksi anyar ini digadang-gadang sebagai langkah strategis bursa dalam memperdalam likuiditas pasar modal sekaligus menyediakan sarana lindung nilai atau hedging yang terukur bagi kalangan investor.

Otoritas bursa mencatat minat awal pelaku pasar mulai terpetakan seiring puluhan pemodal yang telah menyelesaikan registrasi akun khusus transaksi tersebut. Pada hari perdana peluncurannya, aktivitas transaksi terpantau masih bergerak selektif pada portofolio efek yang telah diizinkan.

"Informasi yang kami dapat sudah ada sekitar 50 investor yang membuka rekening short selling. Dari pantauan kami terhadap lima saham yang masuk dalam daftar, baru ada satu saham yang ditransaksikan hari ini," kata Direktur Utama BEI Jeffrey Hendrik di Gedung BEI, Jakarta, Kamis (1/10/2026).

Pada tahap awal ini, BEI membatasi fasilitas short selling hanya pada lima saham berkapitalisasi pasar besar dan berlikuiditas tinggi, yakni PT Astra International Tbk (ASII), PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Barito Pacific Tbk (BRPT), PT Bumi Resources Tbk (BUMI), dan PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF).

Sementara itu, fasilitas perdagangan baru disediakan oleh dua Anggota Bursa (AB) perintis yang telah mengantongi izin, yaitu PT Semesta Indovest Sekuritas dan PT Ajaib Sekuritas Asia.

Otoritas bursa menegaskan bahwa implementasi instrumen lindung nilai ini telah dibentengi sistem mitigasi risiko yang ketat demi menjaga stabilitas pasar. Regulasi pembatasan harga disiapkan agar transaksi penjualan efek tanpa kepemilikan awal tersebut tidak memicu gejolak penurunan yang tajam di pasar reguler.

 

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement