Dengan tambahan penyaluran hingga Desember, total alokasi bantuan pangan beras sepanjang 2026 diperkirakan mencapai 2,6 juta ton. Jumlah tersebut menjadi alokasi terbesar dalam satu tahun sejak program bantuan pangan beras diluncurkan pada 2023.
Kepala Bapanas yang juga Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengatakan, program tersebut menyasar 33,24 juta keluarga yang membutuhkan dukungan kebutuhan pangan. Setiap penerima akan memperoleh bantuan beras sebanyak 10 kilogram (kg) per bulan.
"Ini merupakan bentuk kecintaan Bapak Presiden Prabowo kepada rakyat. Beliau ingin 33,24 juta keluarga yang memang membutuhkan bantalan ekonomi, itu menjadi prioritas pemerintah, agar setiap bulan kebutuhan berasnya dapat terpenuhi," kata Amran.
Sebelumnya, alokasi bantuan pangan beras terbesar tercatat pada 2024 dengan total 1,9 juta ton. Saat itu, bantuan diberikan kepada 22 juta penerima setiap bulan selama 10 bulan.
(Dani Jumadil Akhir)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.