Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Menteri PU Kebut Penanganan 14 Longsor Tapan–Batas Jambi

Taufik Fajar , Jurnalis-Rabu, 14 Oktober 2026 |22:43 WIB
Menteri PU Kebut Penanganan 14 Longsor Tapan–Batas Jambi
PU Kebut Penanganan Jalan (Foto: Okezone)
A
A
A

Sejumlah titik mengalami kerusakan dengan tingkat risiko tinggi. Pada KM 219+100, badan jalan mengalami longsor hingga setengah bagian sehingga berisiko sangat tinggi mengalami amblas. Sementara itu, titik KM 231+650 juga masuk kategori berisiko tinggi dan memerlukan penanganan lebih lanjut.

Selain itu, longsoran besar dari lereng atas menutup akses di 10 titik, sedangkan dua titik lainnya mengalami longsoran kecil yang menutup setengah badan jalan. 

Kondisi tersebut membuat pembersihan dan pengamanan harus dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kondisi lapangan serta tingkat risiko di setiap lokasi.

Untuk mempercepat penanganan, Kementerian PU melalui BPJN Sumbar mengerahkan 10 unit alat berat dan alat pendukung, terdiri atas empat unit ekskavator, dua unit wheel loader, satu unit motor grader, dan tiga unit dump truck. 

Peralatan tersebut digunakan untuk membersihkan material berupa tanah, bebatuan, batang pohon, serta material lain yang menutupi badan jalan, sekaligus mendukung penanganan pada titik-titik terdampak.

Hingga Rabu (14/10/2026), lalu lintas pada ruas Tapan–Batas Jambi masih diberlakukan dengan sistem buka-tutup selama proses pembersihan berlangsung. 

Pengaturan ini dilakukan agar penanganan dapat berjalan dengan tetap memperhatikan keselamatan pengguna jalan dan petugas di lapangan.

Kementerian PU terus melanjutkan penanganan pada titik-titik terdampak untuk mendukung kelancaran perjalanan masyarakat dan distribusi logistik ant wilayah. Selain membersihkan material longsor, pengamanan lokasi berisiko juga menjadi bagian penting dari upaya pemulihan agar aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan normal.

(Taufik Fajar)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement