Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Jaga Investasi dan Tenaga Kerja, Industri Makanan hingga Tembakau Butuh Kepastian Regulasi

Feby Novalius , Jurnalis-Minggu, 18 Oktober 2026 |12:08 WIB
Jaga Investasi dan Tenaga Kerja, Industri Makanan hingga Tembakau Butuh Kepastian Regulasi
Perubahan regulasi di sektor makanan, minuman, dan hasil tembakau perlu diikuti kepastian aturan serta masa transisi. (Foto: Okezone.com/Freepik)
A
A
A

“Dasar kewenangan kita ya berangkat dari kebutuhan nyata di masyarakat, bukan kebutuhan nyata di negara lain,” kata Ali, Minggu (18/10/2026). 

Ia menjelaskan, kebijakan dari negara lain dapat menjadi referensi, tetapi penerapannya di Indonesia perlu mempertimbangkan karakteristik industri, bahan baku, dan kondisi masyarakat setempat. Dengan demikian, regulasi dapat disesuaikan dengan kebutuhan nasional sekaligus memperhitungkan kemampuan pelaku industri dalam memenuhi ketentuan yang berlaku.

Dari sisi ketenagakerjaan, perubahan standar produk, kebutuhan investasi, dan penyesuaian proses produksi berpotensi memengaruhi kebutuhan perusahaan terhadap tenaga kerja. Karena itu, pengembangan keterampilan pekerja menjadi salah satu aspek yang perlu diperhatikan dalam menghadapi perubahan industri.

Peningkatan keterampilan melalui upskilling (peningkatan keterampilan), reskilling (pelatihan untuk memperoleh keterampilan baru), dan new skilling (pengembangan keterampilan baru sesuai kebutuhan pekerjaan) dinilai penting agar pekerja dapat mengikuti perkembangan teknologi dan kebutuhan industri.

Sementara itu, perwakilan PC FSP RTMM Kudus, Agus Purnomo, meminta pemerintah turut memperhitungkan dampak kebijakan terhadap pekerja, terutama mereka yang menggantungkan penghasilan pada industri hasil tembakau. Menurutnya, perlindungan pekerja perlu menjadi bagian dari pertimbangan dalam penerapan kebijakan di sektor tersebut.

(Feby Novalius)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement