Di sisi lain, investasi untuk kegiatan hilirisasi mencapai sekitar Rp480 triliun atau 31,2 persen dari total investasi yang masuk ke Indonesia. Nilai tersebut meningkat 11,3 persen.
Sektor mineral menjadi penyumbang investasi hilirisasi terbesar dengan nilai Rp335,1 triliun. Komoditas yang tercakup di dalamnya antara lain nikel, bauksit, besi dan baja, tembaga, serta pasir silika.
Selain mineral, investasi hilirisasi di sektor perkebunan dan kehutanan mencapai Rp83,6 triliun. Sementara itu, investasi pada sektor minyak dan gas bumi tercatat Rp54 triliun, sedangkan perikanan dan kelautan mencapai Rp7,3 triliun.
"Khusus untuk hilirisasi, investasi di luar Jawa mencapai 78 perswn dari total investasi hilirisasi yang masuk, dengan nilai sekitar Rp373,1 triliun. Sementara itu, investasi hilirisasi di Jawa mencapai 22 persen atau Rp106,9 triliun," katanya.
(Dani Jumadil Akhir)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.