Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Menteri Ekraf Bidik Produk Kreatif RI Tembus Pasar Global

Taufik Fajar , Jurnalis-Selasa, 20 Oktober 2026 |16:10 WIB
Menteri Ekraf Bidik Produk Kreatif RI Tembus Pasar Global
Menteri Ekraf (Foto: Okezone)
A
A
A

Dalam sesi desain, peserta mempelajari pentingnya kemasan dalam memengaruhi keputusan konsumen. Desain produk perlu menarik perhatian, sedangkan informasi yang tercantum pada kemasan harus mampu membangun kepercayaan calon pembeli.

Desainer komunikasi visual Edo Tirtadarma juga menyoroti potensi keunikan lokal sebagai identitas produk. Salah satunya melalui pemanfaatan limbah gonggong khas Batam untuk membangun cerita dan karakter produk yang membedakannya dari kompetitor.

Selain desain dan kemasan, workshop tersebut membahas strategi pemasaran digital yang mengintegrasikan branding, pemasaran (marketing), dan penjualan (selling) agar promosi dapat menghasilkan transaksi.

Pemateri Ardyansyah menjelaskan, pelaku usaha dapat memanfaatkan Instagram dan TikTok untuk memperkenalkan produk, WhatsApp Business untuk berkomunikasi dengan pelanggan, serta marketplace sebagai sarana penjualan.

Peserta juga memperoleh kesempatan berkonsultasi secara privat (one-on-one) dengan narasumber untuk mengevaluasi desain, kemasan, dan strategi pemasaran sesuai kebutuhan masing-masing usaha.

Salah satu peserta, Rika, pelaku usaha parfum merek Youidn, menilai kegiatan tersebut memberikan wawasan baru mengenai pengembangan produk dan kemasan.

Menurutnya, Creative Hub menjadi ruang bagi pelaku usaha kreatif di Batam untuk bertukar pengalaman, membangun relasi, serta membuka peluang kolaborasi.

“Menurut saya, kegiatan Creative Hub merupakan kegiatan yang sangat positif karena menjadi wadah bagi para pelaku kreatif di Batam untuk saling berkomunikasi, bertukar pengalaman, serta membangun relasi dan kolaborasi,” ucap Rika.

Ia berharap program pendampingan serupa terus berlanjut karena bermanfaat untuk menambah pengetahuan pelaku UMKM dalam mengembangkan usaha.

Wakil Direktur II Batam Tourism Polytechnic Syafruddin Rais turut mengapresiasi kegiatan tersebut. Ia menilai kolaborasi pemerintah, akademisi, desainer profesional, dan pelaku usaha berperan penting dalam memperkuat identitas produk lokal sekaligus membangun ekosistem ekonomi kreatif yang berkelanjutan di Batam.

(Taufik Fajar)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement