Advertisement
Advertisement

Chandra Asri (TPIA) Raup Penjualan USD8,2 Miliar di Kuartal III-2026

Dani Jumadil Akhir , Jurnalis-Jum'at, 30 Oktober 2026 |15:52 WIB
Chandra Asri (TPIA) Raup Penjualan USD8,2 Miliar di Kuartal III-2026
Chandra Asri (TPIA) Raup Penjualan USD8,2 Miliar di Kuartal III-2026 (Foto: TPIA)
A
A
A

JAKARTA - PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) membukukan penjualan bersih sebesar USD8,2 miliar dengan EBITDA USD981 juta dan laba komprehensif USD394,9 juta pada sembilan bulan pertama 2026. 

Berdasarkan laporan keuangan yang belum diaudit untuk periode yang berakhir pada 30 September 2026, Chandra Asri Group juga mencatatkan total aset sebesar USD14,2 miliar, ekuitas pemegang saham USD5 miliar, serta posisi likuiditas mencapai USD4,2 miliar. Sementara itu, lembaga pemeringkat PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) mempertahankan peringkat idAA- perseroan dengan merevisi prospek menjadi positif.

"Dari sisi pengembangan bisnis, perseroan melanjutkan investasi pada sektor energi dan kimia, termasuk penguatan rantai pasok industri domestik melalui proyek pabrik chlor-alkali dan ethylene dichloride (CA-EDC). Hingga periode pelaporan, progres pembangunan proyek tersebut telah mencapai 80%, dengan dukungan pendanaan sebesar USD200 juta dari Indonesia Investment Authority (INA) dan Danantara," tulis keterangan manajemen TPIA, Jakarta, Jumat (30/10/2026).

Fasilitas CA-EDC ditargetkan mulai beroperasi pada 2027 dengan kapasitas produksi soda kaustik sebesar 400.000 ton per tahun. Proyek ini diharapkan dapat mendukung substitusi impor bahan kimia untuk kebutuhan industri dalam negeri. Selama tahap konstruksi, proyek tersebut diproyeksikan menciptakan sekitar 3.000 lapangan kerja, serta 250 lapangan kerja pada tahap operasional.

Adapun, di luar pasar domestik, Chandra Asri Group juga melanjutkan pengembangan aset di Singapura melalui program peremajaan aset dan integrasi bahan bakar penerbangan. Langkah tersebut diarahkan untuk memperkuat keandalan operasional sekaligus memperluas akses pasar pada pilar energi dan kimia.

 

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement