Advertisement
Advertisement

Terang di Rumah Sendiri, Menyalakan Kedaulatan Energi

Dani Jumadil Akhir , Jurnalis-Selasa, 03 November 2026 |11:26 WIB
Terang di Rumah Sendiri, Menyalakan Kedaulatan Energi
Terang di Rumah Sendiri, Menyalakan Kedaulatan Energi (Foto: PLN)
A
A
A

Energi yang Menghidupkan Harapan

Dari Natuna hingga Karawang, perjalanan energi Indonesia memperlihatkan tantangan yang saling terhubung. Sumber daya domestik perlu dikelola agar dapat memperkuat pasokan, infrastruktur harus dibangun untuk menghubungkan sumber energi dengan pusat kebutuhan, dan transisi menuju energi yang lebih bersih harus dijalankan tanpa mengorbankan keandalan serta keterjangkauan.

Gas Natuna yang mengalir menuju Batam dan sambungan listrik di rumah Ono memang berasal dari cerita yang berbeda. Namun, keduanya bertemu pada tujuan yang sama: memastikan energi memberi manfaat nyata bagi kehidupan masyarakat dan perekonomian nasional.

Pasokan energi yang andal dapat menopang industri dan kegiatan usaha. Listrik yang menjangkau rumah tangga membuka kesempatan belajar, meningkatkan kenyamanan, serta mendukung aktivitas ekonomi keluarga.

Sementara itu, pengembangan energi terbarukan dan elektrifikasi menjadi bagian dari langkah mengurangi ketergantungan impor sekaligus menyiapkan masa depan energi yang lebih berkelanjutan.

Perjalanan menuju kemandirian energi tentu tidak selesai dalam satu proyek atau satu kebijakan. Dibutuhkan konsistensi pembangunan infrastruktur, kepastian investasi, penguasaan teknologi, dan kolaborasi antara pemerintah, PLN, pelaku usaha, serta masyarakat.

Sebab, keberhasilan energi mandiri bukan hanya ketika Indonesia mampu menghasilkan dan mengelola energinya sendiri, tetapi ketika setiap rakyat memiliki kesempatan yang sama untuk menikmati manfaatnya. Terang di rumah sendiri, berdaya dengan energi negeri sendiri.

(Dani Jumadil Akhir)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement