Dia menambahkan, peningkatan kualitas usaha perlu disertai pemenuhan standar produk, salah satunya melalui sertifikasi halal. Langkah tersebut dinilai dapat meningkatkan kualitas dan daya saing produk lokal.
Kebutuhan pengembangan kawasan Temajuk juga berkaitan dengan rencana pembangunan Pos Lintas Batas Negara (PLBN). Menurut Maith, peningkatan aktivitas lintas batas berpotensi membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat sekitar.
"Kalau perbatasan kita di PLB semakin ramai dan nantinya PLBN dibangun, tentu peluang ekonomi masyarakat juga semakin terbuka. Masyarakat sekitar harus memiliki kesiapan untuk menangkap peluang tersebut," katanya.
Maith mencontohkan perkembangan aktivitas ekonomi di sejumlah kawasan yang telah memiliki PLBN, seperti Entikong di Kalimantan Barat, Skouw di Papua, dan Motaain di Nusa Tenggara Timur.
Menurutnya, peningkatan aktivitas di kawasan perbatasan dapat mendorong pergerakan ekonomi masyarakat sekitar. Karena itu, pembangunan infrastruktur dan kesiapan pelaku usaha perlu berjalan beriringan agar masyarakat Temajuk dapat memanfaatkan peluang ekonomi yang muncul.
(Feby Novalius)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.