Ilustrasi. Foto: Corbis
JAKARTA - PT Pos Indonesia (Posindo) menargetkan laba bersih mencapai Rp90 miliar pada 2010 mendatang. Angka ini meningkat dibandingkan dengan target tahun ini yang hanya sebesar Rp60 miliar.
Untuk mengejar target tersebut, Posindo akan menggenjot pelayanan di sektor keuangan seperti pembayaran tagihan listrik, air, dan tagihan kredit pemilikan rumah (KPR).
Selain itu juga, Posindo akan meningkatkan layanan teknologi untuk memberikan kemudahan dalam pembayaran, meningkatkan layanan surat, seperti admail (surat beriklan), pengiriman barang cetakan, dan pengiriman surat bisnis seperti surat tagihan pembayaran telepon seluler, surat tagihan kartu kredit.
Serta pengiriman surat-surat resmi dari sejumlah departemen dan lembaga pemerintah dan peningkatan logistik dengan peningkatan jasa pengiriman barang yang bekerjasam dengan terus meningkatkan kerja sama dengan perusahaan penerbangan.
"Laba 2010 ditargetkan laba Rp90 miliar. Angka itu sudah ada di RKAP namun belum mendapat pengesahan dari pemerintah," ujar Direktur Utama PT Pos Indonesia I Ketut Mardjana, usai Rapat Kerja dengan Komisi XI, di Gedung MRP/DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis (26/11/2009) sore.
Tahun lalu, Posindo masih mencatatkan kerugian hingga Rp40 miliar, namun untuk tahun ini sudah bergerak positif mencapai Rp40 miliar hingga Oktober 2009.
Selama ini, kontribusi pendapatan Posindo berasal dari jasa mail sebesar 57 persen yang tahun depan akan diturunkan menjadi 50 persen, jasa keuangan 30 persen akan dinaikkan menjadi 35 persen, jasa logistik 5,5 persen akan dinaikan 7-8 persen, dan sisanya dari bisnis noninti.
"Jasa keuangan meliputi layanan pembayaran micropayment seperti listrik, air, telepon, dan tagihan KPR. Kita akan tingkatkan layanan teknologi untuk memberikan kemudahan dalam pembayaran," katanya. (ade)