Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kasus Century Bebani Pemerintah

Kasus Century Bebani Pemerintah
Foto: Koran SI
A
A
A

JAKARTA -  Kasus Bank Century dikhawatirkan menjadi beban pemerintah untuk empat tahun ke depan jika tidak diselesaikan segera. Ekonom Universitas Indonesia Ninasapti menegaskan, beban itu akan terus menggerogoti pemerintah, terlebih jika tidak ada keterbukaan informasi yang seharusnya didapatkan oleh masyarakat.
 
"Seperti sekarang, aliran dana belum semua terungkap. Semakin cepat kasus ini terbuka, semakin cepat kepercayaan masyarakat dan kalangan investor tumbuh pada pemerintah,” katanya dalam diskusi reviewekonomi politik 2009 kemarin. Saat ini rakyat sudah mulai skeptis dengan kebijakan yang diambil pemerintah dalam penanganan kasus Bank Century. Jangan sampai sikap tersebut ditiru oleh para investor."Kasus Bank Century bisa menjadi pekerjaan rumah yang sangat berat bagi pemerintah. Karena pemerintah hanya disibukkan dengan kasus tersebut,” nilai Ninasapti.
 
Nina mencontohkan,akibat kasus Bank Century pemerintah menjadi tidak siap dalam menghadapi free trade agreement (FTA) di kawasan Asia Tenggara dan China. Padahal FTA sudah harus bergulir tahun depan. Kalau pemerintah masih berkutat di kasus Bank Century ada kemungkinan Indonesia akan minta penundaan lagi. "Padahal FTA seharusnya sudah bisa dimulai sejak 3 tahun lalu,” ungkapnya. Peneliti LIPI, Siti Zuhro, mengatakan bahwa dalam masa 100 hari pemerintahan SBY masyarakat hanya disuguhi atraksi yang tidak enak dilihat dan tidak sedap dipandang mata.
 
"Indonesia sekarang sedang menghadapi political turbulance, karena kasus ekonomi dibawa menjadi kasus politik yang melemahkan ekonomi itu sendiri,” katanya. Jika kasus Bank Century tidak segera diselesaikan, Siti meramal target SBY menciptakan good government tidak akan terlaksana dan kinerja sebagian menterinya akan terganggu." Saya tidakyakinjikadalam 100 hari SBY bisa menyelesaikan kasus tersebut,”nilainya. Sementara itu, pengamat ekonomi dari Konsorsium Reformasi Hukum Nasional Firmansyah Arifin menilai langkah SBY dalam menangani kasus Century tidak cukup cantik.
 
ermasuk beberapa agenda unggulan 100 hari SBY yang mengalami degradasi."Agenda itu adalah pemberantasan korupsi, upaya pelemahan KPK yang masih berjalan hingga sekarang lewat RPP Penyadapan dan reformasi birokrasi yang belum maksimal di departemen-departemen,” katanya. (Bernadette Lilia Nova)

(Candra Setya Santoso)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement