Getting time...

Penumpang Kereta Api Turun 5,48%

Candra Setya Santoso - Okezone
Senin, 4 Januari 2010 16:29 wib
Foto: Koran SI
Foto: Koran SI
JAKARTA - Jumlah penumpang kereta api pada November 2009 mencapai 16,8 juta orang yang berarti turun 5,48 persen dibandingkan Oktober 2009. Demikian juga untuk jumlah barang yang diangkut kereta api turun 2,46 persen menjadi 1,5 juta ton.
 
Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Rusman Heriawan, di kantornya, Jakarta, Senin (4/1/2010).
 
Selama Januari-Oktober 2009 jumlah penumpang mencapai 189,4 juta orang atau naik 5,98 persen, sebaliknya jumlah barang mencapai 17,3 juta ton turun 3,14 persen dibandingkan periode yang sama di 2008.
 
Jumlah penumpang angkutan udara domestik pada November 2009 mencapai 3,2 juta orang atau turun 5,42 persen dibandingkan Oktober 2009. Demikian juga jumlah penumpang tujuan luar negeri (internasional) turun 3,42 persen menjadi 728,5 ribu orang.
 
Selama Januari hingga November 2009 jumlah penumpang domestik mencapai 32,3 juta orang atau naik 10,89 persen dan jumlah penumpang international mencapai 32,3 juta orang atau naik 10,89 persen dibanding periode yang sama di 2008.
 
Sementara jumlah penumpang angkutan laut dalam negeri yang diberangkatkan pada November 2009 tercatat 415,6 ribu orang atau turun 37,54 persen dibandingkan Oktober 2009 dan sebaliknya jumlah barang yang diangkut naik 2,08 persen menjadi 10,5 juta ton.
 
Dibandingkan dengan periode yang sama di 2008, selama Januari hingga November 2009 jumlah penumpang mencapai 5,4 juta orang atau turun 3,59 persen dan jumlah barang yang diangkut 137,3 juta atau turun 8,07 persen.
(ade)
  • abduh » 0 Tanggapan
    sudah kubilang tapi kau tak mau dengar, 5.48% beralih moda ke mobil pribadi ...makin hancur pelayanan KRL ...yang dibahas kenaikan terus..tolong lebih di seriuskan pembenahan infrastruktur KRL (penambahan lajur, Mono rail , MRTdll) baru bicara tarif...malu lah kau!
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.
TWITTER »
twit