Foto: Heru Haryono/Okezone.com
JAKARTA - PT Garuda Indoesia mengungkapkan laba bersihnya untuk 2009 lalu sebesar Rp1,009 triliun. Perseroan pun mengklaim laba bersih ini naik dibandingkan pada 2008 lalu.
"Laba bersih kita sebesar Rp1,009 triliun, itu mengalami peningkatan signifikan jika dibandingkan dengan 2008 lalu," kata Direktur Utama Garuda Emirsyah Satar saat konferensi pers kinerja tahun 2009 Garuda Indonesia di Hotel Nikko, Jakarta, Rabu (17/3/2010).
Sementara itu, untuk laba operasi tercatat sebesar Rp800,76 miliar di 2009 tersebut. Dijelaskan juga, jika pada 2009 jumlah penumpang Garuda mengalami kenaikan sebesar tiga persen. Sementara untuk penumpang domestik mengalami kenaikan sebesar lima persen.
"Penumpang meningkat tiga persen, tapi domestik meningkat lima persen. Namun area seperti Jepang, China, dan Korea turun, Asia turun. Namun area dari Australia meningkat, Middle East juga meningkat," jelas dia.
Sedangkan yield Garuda Indonesia mengalami penurunan sebesar 19 persen. Sementara untuk harga avtur yang dikonsumsi perseroan turun sebanyak 40 persen. "Komponen avtur dalam ongkos itu sekira 30-35 persen," jelas dia. (ade)