JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) memprediksi angka inflasi pada Agustus 2010 sebesar satu persen (month to month).
"Saya memperkirakan barangkali inflasi (Agustus) kurang dari satu (persen) atau lebih dari satu, tapi dalam bilangan di sekitar satu," tutur Kepala BPS Rusman Heriawan sebelum menghadiri sidang kabinet paripurna di Istana Presiden kemarin.
Rusman mengatakan, beras dan listrik masih menjadi salah satu penyumbang inflasi terbesar untuk Agustus.Tarif dasar listrik (TDL) tercatat menyumbang inflasi sebesar 0,22 persen.
"Yang lain memang sudah tidak ada gerakan naik. Kalau dibandingkan dengan Juli, untuk beberapa komoditas selain beras bisa ditahan, tidak melaju terus meningkat begitu," katanya.
Menurut Rusman, inflasi terhadap beras memang merisaukan karena terus menunjukkan kenaikan positif. Angka inflasi Agustus 2010 yang tinggi bahkan bisa mengakibatkan inflasi yang tinggi pula di akhir tahun nanti. Hingga Juli inflasi year to date mencapai 4,02 persen.
Bila inflasi month to month pada Agustus saja sudah mencapai satu persen, diperkirakan target inflasi tahun ini yang sebesar 5,8 persen tidak akan tercapai.
"Mungkin inflasi Agustus (year to year) bisa mencapai 6,5 persen," ujar Rusman.
Sementara itu, Bank Indonesia (BI) dinilai harus segera menaikkan level BI Rate.Hal itu untuk mengantisipasi kenaikan inflasi yang sudah mencapai titik tertinggi.
"BI harus naikkan bunga acuannya sekarang untuk mengimbangi inflasinya sudah cukup tinggi," ungkap Kepala Ekonom Bank Mandiri Mirza Adityaswara. Menurut Mirza, BI bisa menaikkan bunga acuan sebesar 50 bps hingga akhir tahun yaitu bisa dibagi sebesar 25 bps per bulan hingga akhir tahun.
Namun, kenaikan sebesar 50 bps tersebut masih dinilai cukup rendah.Pasalnya, suku bunga acuan di luar negeri pun masih lebih rendah dari suku bunga acuan di Indonesia.
"BI terlalu ragu-ragu menaikkan BI Rate.Padahal level tujuh persen pun masih cukup rendah," katanya.
Ekonom Bank Mandiri Destry Damayanti menambahkan,hingga akhir tahun Indonesia diprediksi akan dibanjiri capital inflow yang bahkan akan tetap berlanjut hingga 2011.
(Widi Agustian)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.