BANDUNG - Badan Pusat Statistik (BPS) mulai tahun 2011 mendatang akan melakukan survey angka kerja nasional (sakernas) sebanyak empat kali dalam setahun atau setiap triwulanan.
Hingga 2010 ini, biasanya BPS hanya melakukan sakernas sebanyak dua kali dalam setahun yaitu pada bulan Februari dan Agustus. Pada sakernas bulan Februari biasanya BPS mengambil sampel angkatan kerja di tingkat provinsi/nasional, sedangkan di bulan Agustus biasanya menggunakan sampel yang lebih besar yaitu sampai pada level kabupaten.
"Pada 2011, sakernas akan diadakan setiap tiga bulan, atau empat kali setahun dengan sampelnya sekira 50 ribu orang untuk level provinsi dan nasional," ujar Direktur Statistik Kependudukan dan Ketenagaakerjaan BPS Wendy Hartanto dalam Workshop Wartawan 2010 'Membawa Statistik Lebih Dekat ke Masyarakat' di Hotel Golden Flower, Bandung, Sabtu (13/11/2010).
Nantinya, sakernas akan menggunakan sampel panel atau mengikuti sampel dari waktu ke waktu untuk mengetahui mobilitas pekerjaan responden yang sama.
Adapun indikator yang digunakan dalam sakernas terdiri dari tiga indikator, yaitu tingkat partisipasi angkatan kerja (TPAK), tingkat kesempatan kerja (TKK), dan tingkat pengangguran terbuka (TPK).
(Widi Agustian)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.