JAKARTA - PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA) melakukan pembayaran dividen interim senilai Rp1 triliun. Pembagian ini didasarkan pada penilaian manajemen terhadap posisi kas perusahaan yang optimum, serta struktur keuangan yang kuat.
Di samping itu, pembagian dividen ini juga dilihat dari kinerja operasi yang positif dari bisnis ritel Matahari Food Businenss(MFB) di tahun 2010 ini.
"Pembagian dividen ini dilakukan karena perusahaan berhasil memperoleh laba bersih lebih dari Rp5,7 triliun untuk tahun 2010," ujar Presiden Direktur MPPA, Benjamin Mailool, dalam keterangan tertulisnya kepada okezone, di Jakarta, Jumat (3/12/2010).
Adapun pembagian dividen interim tersebut akan dilakukan mulai 23 Desember 2010 untuk cum dividen, 27 Desember 2010 untuk ex-dividen, 29 Desember 2010 pencatatan untuk para pemegang saham dan penerima dividen, serta pembayaran dividen akan jatuh pada 10 Januari 2011.
“Ini merupakan bukti komitmen kami untuk memaksimalkan shareholder value perusahaan, dan pada saat yang bersamaan juga memastikan pertumbuhan usaha sesuai dengan rencana strategis jangka panjang, dengan sumber daya kas dan penggunaan dana yang maksimal,” tandasnya.
Sekadar informasi, perseroan merupakan peritel modern terkemuka di Indonesia yang memiliki jaringan terluas sebanyak 51 Hypermarket, 25 supermarket, 53 outlet optik, 90 pusat hiburan keluarga, serta 18 toko buku internasional yang pengoperasiannya di 92 departement store yang kedudukannya lebih dari 50 kota di seluruh Indonesia.
Untuk terus meningkatkan bisnis ritel MPPA, hypermart menargetkan akan membuka minimal 13 toko pada 2011 dan terus berekspansi untuk membuka 80 toko baru dalam lima tahun ke depan.
selain itu, untuk saat ini grup bisnis hypermarket telah memiliki 51 outlet secara nasional dengan total omzet per tahun sekira Rp8,9 triliun atau setara dengan USD1 miliar dengan proyeksi pertumbuhan 22 persen di 2010.
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.