Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

PT GMF Genggam Perpanjangan Certificate of Approval FAA

Martin Bagya Kertiyasa , Jurnalis-Sabtu, 09 April 2011 |13:06 WIB
PT GMF Genggam Perpanjangan Certificate of Approval FAA
Logo PT GMF AeroAsia
A
A
A

JAKARTA - Setelah empat hari proses audit, PT Garuda Maintenance Facilities (GMF) AeroAsia akhirnya mendapat perpanjang sertifikat pengakuan (certificate of approval) dari Otoritas penerbangan sipil Amerika Serikat, Federal Aviation Administration (FAA).  

Keputusan ini diambil setelah empat auditor FAA, yakni Milton C Hunter dan Marcus D. Carr (Principal Maintenance Inspector) serta Tony Manachi dan Steven A Biglin (Principal Aviation Inspector) mengaudit GMF AeroAsia selama empat hari pada 4-8 April 2011.

“Kami terkesan dengan fasilitas yang dimiliki GMF, sistem berjalan sesuai dengan prosedur dan terkelola dengan baik” ujar Milton C Hunter mewakili tiga auditor lain dalam exit meeting dengan Tim Quality Assurance & Safety GMF, sebgaimana dipaparkan dalam siaran persnya kepada okezone di Jakarta, Sabtu (9/4/2011).

Adapun aspek yang diaudit antara lain Maintenance Record, Job Card, Maintenance Function, Personnel Qualification, Certifying Staff, Tools and Equipment, Material, Facility, Component, Technical Data, Calibration shop dan sarana lain.

Selain meneliti kelengkapan dokumen, auditor juga melakukan wawancara langsung dengan beberapa certifying staff. Dengan hasil audit ini GMF AeroAsia dinyatakan telah layak menjadi FAA approved repair station dan berhak melakukan perawatan pesawat di bawah registrasi FAA.

Meski menyatakan puas dengan hasil audit, auditor tetap memberikan rekomendasi dan beberapa catatan untuk perbaikan. Rekomendasi ini berdasarkan  finding yang ditemukan selama melakukan audit.

Menanggapi hal ini AeroAsia VP Quality Assurance & Safety PT GMF, Ganis Kristanto berjanji akan menyelesaikan PR ini. "Rekomendasi dan catatan auditor segera kami tindaklanjuti,” kata dia.

Menurut Ganis, FAA mengirimkan empat auditor sekaligus agar audit terhadap PT GMF AeroAsia bisa dilakukan satu kali dalam setahun. Sebelumnya, audit dilakukan dua kali dalam setahun oleh dua orang auditor. FAA sendiri memutuskan audit dua kali karena PT GMF AeroAsia dinilai masuk kualifikasi repair station besar.

“Audit yang dilakukan oleh empat auditor sekaligus ini baru yang pertama kali dilakukan,” ujar dia.

Dikatakannya Hasil audit ini menjadi modal penting GMF untuk memasuki pasar perawatan pesawat yang lebih luas. Selama ini, GMF sudah melakukan perawatan pesawat maskapai yang menggunakan registrasi “N” (Amerika Serikat). Salah satunya yang cukup besar adalah maskapai kargo Southern Air.

“Pasar pasti menuntut certificate of approval dari FAA maupun EASA, selain dari authority setempat,” tambahnya.

Selain telah mengantongi sertifikat pengakuan dari FAA, PT GMF AeroAsia juga sudah memiliki sertifikat sejenis dari DGCA (Indonesia) dan otoritas penerbangan sipil Eropa, EASA serta negara lain seperti Malaysia, Yaman, Singapura, dan lain- lain. “Sertifikat ini semakin memperkuat posisi GMF di pasar perawatan pesawat global,” tegas Ganis.

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement