Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Duta Graha Indah Dukung KPK

Widi Agustian , Jurnalis-Kamis, 28 April 2011 |10:10 WIB
Duta Graha Indah Dukung KPK
Ilustrasi
A
A
A

JAKARTA - PT Duta Graha Indah Tbk (DGIK) mendukung langkah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang memeriksa kasus dugaan penyuapan pembangunan Wisma Atlet di Palembang, Sumatra Selatan.

"Kami  mendukung dan akan mematuhi sepenuhnya proses hukum dan penyelidikan yang sedang berlangsung oleh pihak berwenang," kata Sekretaris Perusahaan Duta Graha Indah Djohan Halim, dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Kamis (28/4/2011).

Djohan juga mengaku enggan menjawab pertanyaan yang bersifat subtansial. Menurutnya,  hal yang bersifat subtansial bisa ditanyakan kepada pihak berwenang atau penyidik. "Kami juga tidak mau menjawab hal-hal yang berbau spekulatif atau berdasarkan asumsi-asumsi," ujar dia.

Duta Graha adalah perusahaan publik yang bergerak di bidang konstruksi secara profesional sejak tahun 1982. Saat ini Duta Graha memperkerjakan sekitar 10.000 orang di 11 anak cabang perusahaan, angka tersebut belum termasuk pekerja lepas pada proyek-proyek perseroan yang tersebar di kota-kota besar di Indonesia.

Di samping itu, Djohan juga mengatakan pihaknya mengundurkan diri dari tahap kualifikasi tender gedung DPR. Materi ini disampaikan secara resmi hari ini oleh Duta Graha kepada panitia lelang gedung DPR, Rabu (27/4/2011).

"Sehubungan dengan situasi yang berkembang saat ini dan demi kepentingan yang lebih besar maka pada kesempatan ini ini PT Duta Graha Indah Tbk menyatakan mengundurkan diri secara sukarela selaku peserta tender pembangunan Proyek Gedung DPR. Kami berharap pengunduran ini bisa memberikan suasana yang lebih kondulsif bagi semua pihak," kata Djohan.

(Widi Agustian)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement