Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

RI Paling Banyak Berutang dari World Bank

Martin Bagya Kertiyasa , Jurnalis-Senin, 22 Agustus 2011 |13:45 WIB
RI Paling Banyak Berutang dari <i>World Bank</i>
ilustrasi Foto: Heru Haryono/okezone
A
A
A

JAKARTA - Selama enam tahun terakhir, World Bank (WB) tercatat sebagai lembaga yang paling besar memberikan pinjaman luar negeri untuk pembiayaan program pemerintah. Kontribusi pinjaman WB hampir setengah dari seluruh pinjaman.

Hal tersebut terungkap dalam Nota Keuangan dan RAPBN Tahun Anggaran 2012 yang dikeluarkan oleh pemerintah dan dikutip oleh okezone di Jakarta, Senin (22/8/2011).

"Total pinjaman yang terbesar bersumber dari WB, yaitu USD5,9 miliar atau mencapai 48,1 persen dari seluruh pinjaman program," dikutip dari pemaparkan nota keuangan dan RAPBN TA 2012.

Saat ini sumber pembiayaan untuk pinjaman program berasal dari empat lender besar, yakni World Bank, Asian Development Bank (ADB), Pemerintah Jepang melalui JICA, dan Pemerintah Perancis melalui AFD.

"Masing-masing lender (peminjam) memiliki interest dan fokus tersendiri terhadap tema dari policy matrix yang disusun. Adapun policy matrix yang disusun oleh pemerintah didasarkan pada program prioritas unggulan yang layak untuk menjadi trigger policy," jelas pemerintah.

Sekadar informasi, pada 2010 tercatat akumulasi penarikan pinjaman luar negeri pemerintah dari keempat lembaga tersebut mencapai USD12,336 miliar. Sementara pada 2011, pemerintah berencana untuk menarik sebesar USD2,141 miliar yang berasal dari WB USD1,5 miliar, ADB sebesar USD300 juta, JICA sebesar USD200 juta dan AFD sebesar USD100 juta.

Pemerintah juga menjelaskan, pinjaman program yang diberikan oleh lembaga multilateral serta kreditur bilateral tersebut umumnya ditujukan untuk mendorong reformasi dalam rangka mendukung efektifitas dan efisiensi pemerintah.

"Serta untuk meningkatkan tata kelola pemerintah dalam memberikan pelayanan kepada publik," kata pemerintah.

(Andina Meryani)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement