Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Cuaca Buruk, Ikan Laut Langka di Karanganyar

Widi Nugroho , Jurnalis-Selasa, 10 Januari 2012 |14:31 WIB
Cuaca Buruk, Ikan Laut Langka di Karanganyar
Penjual Ikan. Foto: Widi Nugroho/SindoTV
A
A
A

KARANGANYAR - Cuaca buruk yang menghantam akhir-akhir ini membuat para nelayan enggan melaut. Akibatnya, di sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, mengalami kelangkaan komoditi ikan laut.

Terhentinya pasokan dari daerah Pantura, menjadi penyebab kelangkaan ikan ini. Biasanya Karanganyar mendapat pasokan ikan dari daerah Rembang, Jepara, dan beberapa wilayah di Jawa Timur. Namun sudah tiga hari terakhir ini, tidak ada pasokan sama sekali.

"Sudah dua hari saya tidak jualan ikan laut, karena tidak ada kiriman. Kalaupun ada stok, itu sangat sedikit dan harganya mahal," jelas seorang pedagang ikan di pasar Jungke, Sri Wahyuni, di Karanganyar, Selasa (10/1/2012).

Kondisi ini jelas membuat para pembeli kesal, karena selalu kecewa saat hendak berbelanja ikan. Selama ini ikan laut memang bukan komoditi utama, namun selalu laku keras karena banyak yang menggemarinya. Seperti yang dialami oleh Riana, yang selalu membeli ikan laut segar untuk dikonsumsi keluarganya.

"Sekarang saya terpaksa beli ikan tambak, karena yang dari laut tidak ada. Seharusnya pasokannya tetap ada, walau mahal saya tetap beli kok," ujar Riana.

Berdasarkan pantauan di pasar, untuk komoditi laut hanya tersedia cumi-cumi. Harganya pun cukup mahal, yaitu Rp40 ribu per kilogram. Padahal di hari biasa, cumi-cumi hanya dijual dengan harga Rp30 ribu sampai Rp35 ribu saja. Sementara untuk jenis ikan dorang, tongkol, dan tuna, stoknya sangat sedikit dan nyaris habis. Harganya pun melambung, pada kisaran 35 sampai Rp40 ribu per kilogram.

"Ini saya masih kebagian sedikit, tapi harganya mahal. Karena tadi adanya cumi-cumi, yang tetap saya beli walau sedikit," kata Titik Aryani, yang selalu membeli ikan laut untuk sehari-hari.

Kondisi tersebut membuat los ikan dan daging nyaris sepi. Walau stok ikan air tawar seperti lele, nila, bawal, dan gurami terbilang melimpah, namun ikan laut tetap menjadi primadona di kalangan pembeli. Para penjual ikan berharap, agar cuaca buruk segera mereda dan nelayan kembali melaut. Jika hal ini terjadi, dipastikan geliat aktivitas jual beli di los ikan akan kembali normal.

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement