Sebulan Terlambat, Penyelesaian Proyek Gas City Terus Didesak

Senin, 16 Januari 2012 11:12 wib
Ilustrasi.
Ilustrasi.
SENGKANG - Program pembangunan jaringan pipa gas city yang langsung tersambung ke rumah warga, sudah sangat dinantikan masyarakat. Namun, hingga saat ini proyek yang dikerjakan oleh kontraktor PT Guntur ini belum rampung, padahal kontrak tersebut dijadwalkan rampung 31 Desember 2011.

Pemantau Tingkat Wilayah LPPN-RI, MT Daeng Matteru, mengatakan masyarakat kota Sengkang, khususnya warga sekitar lokasi yang dilalui bekas galian untuk pembangunan jaringan pipa gas city, meminta kepada pihak pelaksana proyek tersebut dalam hal ini PT Guntur Satria Perkasa, segera merampungkan proyek tersebut. "Ini sudah satu bulan terlambat, jangan sampai tertunda lama," katanya di Sengkang, Senin (16/1/2012).

Salah satu warga Padduppa, Kelurahan Padduppa, Sengkang, Maizar HS, berharap program ini selesai agar dapat digunakan, namun nyatanya belum rampung bahkan boleh dikata baru ada sekira 60-70 persen pekerjaan yang berjalan. "Seharusnya ini sudah selesai, karena kami dengar Desember 2012 pengerjaannya rampung, tapi kok belum jalan," kata dia.

Sementara itu, penanggung jawab PT Guntur Satria Perkasa, H Aman melalui Humasnya Muh Amir, tak menampik keterlambatan dalam hal pengerjaan fisik yang dilaksanakan pihak PT Guntur Satria Perkasa. Menurutnya, proses denda kini telah berjalan. "Insya Allah awal Februari semuanya akan rampung," katanya.

Dia mengungkapkan, masalah program jaringan gas rumah tangga atau City gas ini harus dapat berjalan lancar dan tidak terkesan mubazir. Karenanya ada dua hal perlu diperhatikan yakni, masalah penjualan gas antara pihak pengelola gas dalam hal ini Energy Equity Epic Sengkang dengan BP migas dan masalah pengelolaannya ke depan apakah melalui perusahaan daerah milik Provinsi atau BUMD Pemkab Wajo.

"Ini yang harus jelas semuanya, agar berjalan lancar, karena PT Guntur Satria Perkasa selaku pelaksana proyek hanya sebagai pelaksana fisik dan setelah nantinya proyek rampung itu akan kita serahkan secara resmi ke Pemerintah Daerah. Nah ini ke depannya bagaimana pengelolaannya, dan nantinya tentu membutuhkan tenaga yang betul-betul tahu masalah dibidang gas," katanya.

Sekadar informasi, program City Gas Kabupaten Wajo menelan anggaran Rp40 miliar termasuk untuk peruntukkan sebagai biaya pemasangan jaringan pipa gas dari PT Energi Sengkang Patila Kecamatan Pammana ke 4.000 rumah tangga di Lima Kelurahan di kota Sengkang dan satu Desa di Kecamatan pammana Yakni Desa Lempa.

Sengkang adalah salah satu dari lima kota Se Indonesia yang keciprat proyek City Gas, Kota di antaranya, Jabodetabek, Bekasi II, Bontang, Sidoarjo dan kota Sengkang sendiri.

Kota Sengkang salah satu dari lima kota di Indonesia kecipratan program ini, pemerintah pusat mengucurkan dana sebesar Rp40 miliar untuk pemasangan jaringan bagi 4.000 rumah pada lima kelurahan dan satu Desa yakni Kelurahan, Atakkae Maddukkelleng, Siengkang, Pattirosompe, Bulupabbulu Kec Tempe dan Desa Lempa Kec Pammana. Setelah City Gas beroperasi maka warga bakal menikmati gas rumah tangga yang aman, murah, dan bersih. (mrt) (Jumardi Nurdin/Koran SI/rhs)
TWITTER »
twit