Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Dahlan Iskan Evaluasi 20 Pabrik Gula "Jelek"

R Ghita Intan Permatasari , Jurnalis-Selasa, 24 Januari 2012 |15:41 WIB
Dahlan Iskan Evaluasi 20 Pabrik Gula
Menteri BUMN Dahlan Iskan. Foto: Okezone
A
A
A

JAKARTA - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menuturkan akan melakukan pembahasan masalah pabrik gula pelat merah secara besar-besaran. Untuk itu, akan diundang 20 pabrik gula yang masuk dalam kategori pabrik gula yang jelek dari seluruh Indonesia.

Menteri BUMN Dahlan Iskan menuturkan, akan membahas hal tersebut secara serius. Pasalnya, pabrik gula yang ada saat ini masuk dalam kategori mengkhawatirkan.

"Yang diundang pabrik gula yang jelek. Sedangkan pabrik gula yang bagus tidak kita undang. Nanti di sana kita bahas, apa sih permasalahannya, kesulitannya. Sehingga pabrik gula ini keadaannya begitu mengkhawatirkan," ungkapnya kala ditemui di Menara 165, Jakarta, Selasa (24/1/2012).

Lebih lanjut Dahlan menjelaskan, dalam rapat tersebut akan dibahas 10 masalah utama pabrik gula, antara lain lahan, biaya tanaman, cara menanam, pemeliharaan tanaman, pengiriman tebu ke pabrik, penggilingan, rendemen, masalah bahan bakar pabrik, masalah mesin, dan masalah manajemen.

Dalam pembahasan tersebut, nantinya Dahlan akan mengundang pabrik gula yang berhasil yaitu manajemen pabrik gula Bunga Mayang agar dapat dijadikan contoh oleh pabrik gula lainnya agar pabriknya dapat lebih baik lagi.

Lalu juga akan diundang bupati Jombang sebagai nara sumber dalam pembahasan tersebut karena bupati tersebut merupakan salah satu mantan petani tebu.

"Untuk mengatasi permasalahan di sektor gula ini, tidak bisa dibahas satu per satu, namun dibahas secara keseluruhan permasalahan. Karena ada yang bilang pabrik sudah tua, ada yang bilang manajemen jelek, tidak begitu, semuanya kita ungkap," pungkasnya.

Sekadar informasi, pembahasan pabrik gula tersebut akan dilakukan tiga minggu lagi dari sekarang dan akan dilaksanakan di kawasan Jawa Tengah atau Jawa Timur.

(Widi Agustian)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement