Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pemerintah Targetkan 25% Anggaran Terserap di Kuartal-I 2012

Wisnoe Moerti , Jurnalis-Rabu, 25 Januari 2012 |15:58 WIB
Pemerintah Targetkan 25% Anggaran Terserap di Kuartal-I 2012
ilustrasi: Corbis
A
A
A

JAKARTA - Komposisi pendistribusian penyerapan anggaran belanja negara tahun ini harus merata di setiap kuartal dan tidak lagi menumpuk pada akhir tahun anggaran seperti yang selalu terjadi pada tahun-tahun sebelumnya.

Wakil Menteri Keuangan Anny Ratnawati menyebutkan, tim monitoring dan evaluasi penyerapan belanja negara telah menentukan target-target penyerapan anggaran.

Harapannya, dengan ditetapkannya target penyerapan anggaran per kuartal, komposisi distribusi serapan anggaran semakin merata.

"Target kuartal-I seperti yang sudah disampaikan oleh UKP4 itu harus 25 persen," ucap Anny.

Anny menuturkan, perbaikan kinerja penyerapan anggaran merupakan salah satu fokus pemerintah. Dia mengatakan, realisasi penyerapan anggaran terus dimonitor dan akan dipaparkan kepada public setiap kuartal.

Pemerintah telah memetakan kelemahan penyerapan anggaran dari tahun ke tahun. Dari hasil evaluasi, kelemahan koordinasi antarunit perencana dan unit pelaksana merupakan salah satu faktor utama.

Perencanaan kurang melibatkan unit pelaksana kegiatan. Pemerintah juga mencatat, terjadinya gagal lelang dalam pengadaan barang dan jasa karena kurang peminat. Banyak pula satuan kerja yang belum mampu menyusun rencana kegiatan dan rencana penarikan dana dengan baik, sehingga menghambat penyerapan anggaran.

Sekadar diketahui, tingkat serapan belanja pemerintah 2011 hanya Rp1.289,6 triliun atau 97,6 persen dari pagu yang ditetapkan. Tingkat penyerapan belanja modal hanya Rp115,9 trilun atau 82,2 persen dari target sebesar Rp141 triliun. Realisasi penyerapan belanja modal 2011 lebih rendah dibanding tahun sebelumnya yang mencapai 84,5 persen.

Anny mengatakan, yang menjadi tantangan dalam penyerapan belanja adalah belanja modal. "Kalau untuk belanja modal memang tidak mudah," kata Anny. (git)

(Rani Hardjanti)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement