BBM Subsidi Naik, UMK Minimal Naik 5%

Gina Nur Maftuhah - Okezone
Selasa, 14 Februari 2012 13:25 wib
Ilustrasi. Foto: Heru Haryono/okezone
Ilustrasi. Foto: Heru Haryono/okezone
JAKARTA - Dengan dikeluarkannnya Peraturan Presiden nomor 15 tahun 2012, Pemerintah sepertinya telah mantap untuk menaikkan BBM subsidi tahun ini. Jika rencana ini jadi diberlakukan, salah satu hal yang tidak terelakkan lagi adalah kenaikan upah minimum kota (UMK).

"Tahun ini, tiga hal yang akan berpengaruh secara simultan adalah kenaikan UMK terhadap harga-harga barang, kenaikan listrik (tarif dasar listrik) dan kenaikan harga BBM subsidi," ungkap pengamat ekonomi Drajad Wibowo kepada okezone, Selasa (14/2/2012).

Jika pemerintah benar-benar menaikkan harga BBM subsidi sebesar Rp500 per liter, Drajad menilai, UMK akan naik minimal lima persen.

Okezone.com Vote Form : 575402

Setujukah Anda, jika BBM subsidi naik, upah minimum kota naik 5 persen?

"Kenaikan BBM akan berefek domino terhadap UMK, naik Rp500 minimal UMK harus naik lima persen. Kalau sampai Rp1500, UMK naik sekira 10-15 persen," lanjut anggota DPR dari Fraksi PAN ini.

Meskipun begitu, Drajad menilai bahwa opsi menaikkan BBM subsidi memang menjadi opsi yang paling mungkin dilakukan pemerintah saat ini untuk mengurangi tingginya subsidi BBM.

"Saya enggak mau membandingkan kebijakan pembatasan atau menaikkan BBM yang mana yang palimg baik. Namun, melakukan pembatasan memang lebih ribet dan enggak praktis," tambah Drajad.

Kendati berpendapat menaikkan harga BBM subsidi lebih praktis, Drajat mengimbau untuk memberikan kompensasi yang total kepada masyarakat dan pengusaha pada khususnya agar tidak terlalu keberatan dengan kebijakan ini.

"Saya menyebut pemerintah harus melakukan kebijakan total football, memberikan kompensasi ke dunia usaha dengan kemudahan perizinan misalnya, atau ke masyarakat dengan kenyamanan sistem kependudukan dan transportasi," tandasnya. (gna)



(ade)
  • tedi » 0 Tanggapan
    Kekuatan negeri kita sebenarnya apa ya...?
    Beri Tanggapan Laporkan
  • rosid » 0 Tanggapan
    apakah pemerintah sudah tidak punya lagi cara yang lebih cerdas yang bisa di banggakan. bukan hanya menekan rakyat yang semakin lama semakin tak tau arah harus bertahan sepert i apalagi, yang biasa makan 3x sehari harus berkurang 2x, yang makan 2x sehari harus 1x , apakah yang 1x sehari harus berkurang juga ??! beberapa orang yang bisa berkata pada kenaikan ini terlihat senyum tanpa resiko adalah orang yg benar2 tak pernah memikirkan orang lain. coba anda fikirkan , heyy orang2 yang katanya punya kecerdasan dan bisa memimpin, kalau tidak bisa mundur saja !!!
    Beri Tanggapan Laporkan
  • miftah » 0 Tanggapan
    gue enggak suka!!!
    Beri Tanggapan Laporkan
  • 5454 » 0 Tanggapan
    Kenaikan UMK bukan ditentukan dari kenaikan BBM bung.! Ada beberapa indikator sebagai acuan kenaikan UMK. Bagaiman kalu BBM naik, terus selalu diikuti dengan kenaikan UMK, lalu bagaimana dengan Indikator lain yg sdh diatur dalam UU? Bagaimana dengan Produtifitas pegawai / Buruh? Bagaimana dengan kemampuan Perusahaan? Pengamat: jangan asal keluarkan statemen. Ini salah satu provokasi yg tidak berdasar.!
    Beri Tanggapan Laporkan
  • GATOT » 0 Tanggapan
    JANCOK MENTERINE, PRESIDENE MBOK-MBOK'ANE JANCOK !!!!!!
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.
TWITTER »
twit