Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
TDL, HPP, dan BBM Naik

Ini Dia Prediksi Kenaikan Inflasi BI

Gina Nur Maftuhah , Jurnalis-Selasa, 14 Februari 2012 |17:51 WIB
Ini Dia Prediksi Kenaikan Inflasi BI
Ilustrasi. Foto: Corbis
A
A
A

JAKARTA - Bank Indonesia (BU) optimistis inflasi akhir 2012 akan berada di angka 3,96 persen. Meskipun begitu, jika pemerintah jadi menaikkan harga BBM subsidi, inflasi bisa terkerek naik di atas lima persen.

"Kalau rencana tarif dasar listrik (TDL) jadi naik 10 persen, ada tambahan inflasi sekira 0,2 persen. Sedangkan kalau Harga Pokok Pemerintah (HPP) beras naik, inflasi akan naik 0,1 persen," ungkap Direktur Direktorat Riset dan Kebijakan Moneter BI Perry Warjiyo dalam perbincangannya dengan wartawan di Gedung BI, Jakarta, Selasa (14/2/2012).

Jika tidak mempertimbangkan kenaikan administered price, Bank Sentral memang optimistis angka inflasi tahunan hanya berkisar di angka 3,96 persen. Sehingga bila kedua hal ini dipilih pemerintah, inflasi baru akan bergerak di angka 4,3 persen.

"Sedangkan kalau ada pembatasan BBM untuk kendaraan pribadi dan umum, inflasi akan naik kurang lebih 0,7 persen," tambah dia.

Dengan asumsi pemerintah akan melakukan ketiga langkah ini, BI masih optimistis angka inflasi masih di bawah asumsi makro dalam APBN di angka 4,5 persen plus minus satu.

"Sedangkan kalau rencana pemerintah jadi menaikkan harga BBM subsidi, setiap kenaikan Rp500, inflasi akan naik 0,3 persen, itu dampak langsungnya. Kalau ada cashback dan segala macam perhitungannya lebih kompleks," papar dia.

Dengan mempertimbangkan kondisi ini, Bank Sentral yakin kembali memangkas BI rate di angka 5,75 persen adalah langkah yang tepat seiring dengan target inflasi yang akan masih di bawah asumsi.

"Kita juga melihat kondisi global, pertumbuhan ekonomi dunia menurun dari 3,7 persen menjadi 3,3 persen. Jadi kita lihat pertumbuhan ekonomi Indonesia di 2012 jugaa akan di kisaran batas bawah di 6,3 persen dari sebelumnya di 6,5-6,7 persen," tandas dia.

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement