Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Lion Air Resmi Tanda Tangan Kontrak dengan Boeing

Lion Air Resmi Tanda Tangan Kontrak dengan Boeing
CEO Lion Air Rusdi Kirana saat penandatanganan. Foto: Reuters (Foto depan: Johan Sompotan)
A
A
A

SINGAPURA - Perusahaan Boeing Co akhirnya resmi menandatangani pesanan pesawat yang dipesan oleh maskapai penerbangan nasional Lion Air dengan nilai kesepakatan sebesar USD22,4 miliar.

Dilansir dari Reuters, Selasa (14/2/2012), pihak Boeing mengatakan bila Lion Air yang merupakan maskapai terbesar dilihat dari volume penumpangnya telah memesan 230 pesawat termasuk 201 jenis 737 MAXs dan 29 pesawat generasi 737-900 ER.

Adapun penandatanganan tersebut dilakukan oleh CEO Lion Air Rusdi Kirana bersama dengan Vice President of Asia Pasific dan penjualan India untuk pesawat komersial Boeing di Singapore Airshow di Singapura hari ini.

Di samping itu, pihak Lion Air juga akan memperoleh hak pembelian penambahan 150 pesawat terbang. Sekadar informasi, pada November tahun lalu Lion Air mengumumkan akan memesan pesawat Boeing saat Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama melakukan tur ke Asia Pasifik.

Sebelumnya diberitakan Lion Air telah membeli sebanyak 230 pesawat Boeing 737 sebesar USD21,7 miliar atau setara Rp196,1 triliun. Pihak Gedung Putih menggembar-gemborkan penjualan ini merupakan terbesar yang pernah ada untuk sebuah perusahaan komersial Amerika Serikat (AS). Kesepakatan tersebut diumumkan segera setelah Presiden Barack Obama mendarat di Bali untuk menghadiri KTT Asean.

Gedung Putih juga menyoroti transaksi lainnya yang sudah diumumkan, termasuk penjualan delapan pesawat Boeing 777 ke Singapura Airlines dan pesanan untuk helikopter Sikorsky Elang Hitam oleh Kementerian Pertahanan Brunei.

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement