>

Saham Diusulkan Dijual per Lembar

Jum'at, 17 Februari 2012 - 08:46 wib | Koran SI - Koran SI

Ilustrasi. Corbis.

Saham Diusulkan Dijual per Lembar
JAKARTA – Sebuah lembaga edukasi bidang manajemen keuangan dan investasi saham serta derivatif, PT Alpari Indonesia mengusulkan agar otoritas bursa tidak lagi menjual saham per lot melainkan per lembar.

Hal itu untuk meningkatkan jumlah investor di pasar modal, sehingga basis investor di pasar modal menjadi lebih luas. Direktur Alpari Indonesia Lily Elizabeth mengatakan, dibandingkan dengan negara lain, investor pasar modal di Indonesia relatif lebih sedikit.

Selain dikarenakan kekurangpahaman investor terhadap investasi di pasar modal, juga dikarenakan cenderung mahalnya untuk mulai berinvestasi di pasar modal. “Untuk bisa berinvestasi, minimal membeli satu lot atau 500 lembar saham,” ujarnya kepada wartawan di Jakarta, kemarin.

Dia menuturkan jika investasi bisa dilakukan dengan hanya membeli per lembar. Apalagi sebagian besar saham blue chips di Indonesia tidak lagi murah. Artinya, untuk berinvestasi di saham memerlukan dana yang tidak sedikit. Sehingga, hanya kalangan tertentu saja yang bisa berinvestasi di saham.

Padahal, lanjut Lily, instrumen saham dan derivatif merupakan suatu alternatif agar perkembangan dana bisa lebih cepat. Menanggapi itu,Ketua Bapepam- LK Nurhaida mengatakan, pihaknya belum berencana mengatur penjualan atau pembelian saham dengan sistem per lembar.

Menurutnya, nilai saham di Indonesia cenderung masih murah. “Banyak saham per lembar di Indonesia yang harganya di bawah Rp1.000,”paparnya. (Hermansah)
(mrt) (rhs)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    McDonalds Berjuang Pertahankan Bisnisnya di Rusia