PDAM Tangerang Rangkul Bahrain Investasi Rp1,2 T

Amba Dini Sekarningrum - Okezone
Minggu, 19 Februari 2012 17:30 wib
Ilustrasi. Foto: Heru Haryono/okezone
Ilustrasi. Foto: Heru Haryono/okezone
TANGERANG - Pengembangan usaha Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Benteng (TB) Kota Tangerang untuk menambah 120 ribu sambungan air kini tak lagi jadi khayalan.

PDAM TB akhirnya berhasil meyakinkan sebuah perusahaan asal Bahrain untuk menginvestasikan dananya di Kota Tangerang. Tak tanggung-tanggung, perusahaan asing dengan bendera PT Moya Indonesia berinvestasi sebesar Rp1,2 triliun untuk pengembangan tiga zona air bersih yang selama ini belum terkover PDAM TB.

"Setelah sekian lama, akhirnya kami berhasil mendapatkan investor untuk pengembangan air bersih di Kota Tangerang, kerja sama kami akan dilakukan selama 25 tahun dengan nilai investasi Rp1,2 triliun," terang Direktur Utama PDAM TB Marju Qodri kepada okezone, Minggu (19/2/2012).

Disampaikan Marju, selama ini PDAM TB bertahan karena mendapatkan suntikan dana penyertaan modal dari Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang. Akan tetapi, penyertaan modal ini tidak mencukupi untuk mengkover seluruh wilayah yang ada di Kota Tangerang.

"Dengan adanya kerja sama ini, target pencapaian 120 ribu sambungan baru sampai lima tahun ke depan bisa tercapai, sedangkan sisanya adalah pengelolaan bisnis antara PT Moya dengan PDAM TB," tegasnya.

Sementara itu, Direktur Utama PT Moya Indonesia, Ziyed Omar mengatakan, untuk membangun infrastruktur bisnis air bersih di Kota Tangerang, Moya Asia Limited melalui anak perusahannya PT Moya Indonesia akan menginvestasikan Rp1,2 triliun.

"Kami sudah menggarap bisnis air bersih dibeberapa wilayah seperti Bekasi. Dan saat PDAM TB menawarkan kerja sama, dan kami lihat PDAM TB termasuk PDAM sehat, maka kami berminat untuk menginvestasikan modal kami di sini," tutur Ziyed.

Menurut Ziyed, penggarapan air bersih oleh PDAM di seluruh Indonesia masih sangat rendah. Padahal potensi pasar yang ada cukup baik. Karena itulah pihaknya tertarik berbisnis air bersih di Indonesia.

"Melalui kerja sama ini, lima tahun awal adalah masa pembangunan infrastruktur bagi pihaknya guna memenuhi target pemasangan 120 ribu pelanggan baru. Sisa 20 tahun menjadi masa bagi pihaknya melakukan proses bisnis," ucapnya lagi.

Kerja sama antara PDAM TB dengan PT Moya Indonesia akan membangun tiga instalasi air baru dengan kapasitas 3 X 500 liter/detik. Proyek itu terbagi menjadi tiga zona, yakni zona 1, yang mencakup wilayah Cipondoh, Neglasari, Benda, dan Batu Ceper, zona 2 yang mencakup Karawaci, Cibodas, Jatiuwung, dan Periuk, serta dan zona 3 untuk wilayah Karang Tengah, Pinang, dan Ciledug. (ade)
TWITTER »
twit