Share

Bappenas Ungkap Tantangan Penuhi Kebutuhan Air Minum Bebas Kontaminasi

Feby Novalius, Jurnalis · Rabu 22 Desember 2021 11:25 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 22 320 2520839 bappenas-ungkap-tantangan-penuhi-kebutuhan-air-minum-bebas-kontaminasi-WFKv3J3gc9.jpg Tantangan Penuhi Air Minum Aman di Indoensia. (Foto: Okezone.com/PUPR)

JAKARTA - Kementerian PPN/Bappenas punya target supaya masyarakat tidak sekedar mendapatkan air, tapi air minuman yang aman dan bebas dari kontaminasi. Namun untuk mencapai target tersebut, ada beberapa tantangan yang segera diselesaikan di antaranya, kebiasaan menggunakan air sumur hingga akses perpipaan air.

Koordinator Lintas Bidang Air Minum dan Sanitasi Direktorat Perumahan dan Permukiman Kementerian Bappenas Nur Aisyah Nasution mengatakan, jika mengacu pada target SDGs 2030, akses air minum aman harus didapatkan pada semua masyarakat. Sedangkan target dalam RPJMN 2020-2024, akses air minum aman sebesar 15%.

Baca Juga: Jokowi Bebaskan Pajak Air Bersih, Aqua Cs Dikecualikan

"Kita sudah melakukan survei kualitas air minum pada tahun lalu. Capaian sementara 11%. Survei itu untuk air yang memang sudah bebas kontaminasi atau siap minum," ujarnya, Rabu (22/12/2021).

Dari survei tersebut, Nur mengungkapkan fakta menarik bahwa sangat tidak mungkin mendapat akses air minum aman tanpa adanya perpipaan. Bahkan dari 90% masyarakat yang sudah mendapatkan air, 70% sumber air dari sumur gali atau bor.

Baca Juga: Asyik, Bakal Ada Subsidi Air Bersih di DKI

"Data sampai saat ini perpipaan baru 20%. Kita sudah berpuluh tahun merdeka, tapi akses perpipaan baru 20%. Padahal setiap tahun ada penambahan jumlah penduduk dan terjadi migrasi masyarakat desa ke kota, sehingga kota seperti Surabaya dan Medan mendapat tekanan lingkungan memburuk," ujarnya.

Inilah, lanjut Nur, tantangan terbesar dalam memenuhi air minum aman bebas kontaminasi di Indonesia. Bappenas pun ingin masyarakat ke depan tidak hanya dapat air, tapi air yang bebas dari kontaminasi sehingga kesehatan terjamin.

"Perpipaan merupakan solusi pertama air minum aman. Jadi kita akan memastikan masyarakat punya akses perpinaaan. Sekarang hampir di 340 PDAM di Indonesia belum semua bisa melayani seluruh wilayahnya. Jadi itu sasaran utama, kita membantu PDAM dan Pemda supaya bisa dapat akses perpiaan," ujarnya.

Selain itu, Bappenas juga akan mensosialisasikan kepada masyarakat bahwa air dari sumur gali belum tentu terjamin kualitasnya. Masyarakt pun bisa mengecek apakah bisa masuk wilayah PDAM sekitar.

"Kita edukasi pipa lebih baik. Lalu jika sudah ada pirpipaan di rumah, gunakan full itu, jangan ada sumur gali karena belum dijamin kualitasnya. Kalau PDAM kita jamin sumber air aman," tuturnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini