>

Dahlan Iskan Akan Dirikan BUMN ATS

|

Gina Nur Maftuhah - Okezone

Menteri BUMN Dahlan Iskan. (Foto: okezone)

Dahlan Iskan Akan Dirikan BUMN ATS
JAKARTA - Kementerian BUMN berencana membuat sebuah Perusahaan Umum (Perum) yang akan menjadi dasar hukum pembentukan single Air Traffic System Provider (ATS). Perum ini bertujuan untuk lebih mengamankan keselamatan penerbangan nasional.

Menteri BUMN Dahlan Iskan memaparkan bahwa sistem pengawasan penerbangan di Bandara Seokarno Hatta saat ini masih kurang. Ada 1.200 gerakan pesawat per hari dan saat ini gerakan peawat hanya bisa dilakukan 460 gerakan yang  dikover oleh 700 ahli. Padahal, seharusnya  dibutuhkan 1.500 ahli yang mengendalikan keselamatan penerbangan di Indonesia.

"Saat ini Indonesia juga masih menganut sistem double provider sehingga  belum terintegrasi antara sistem pengawasan di bagian Barat dan Timur," ungkap Dahlan ketika menemui wartawan di kantornya, Jalan Merdeka Selatan, Jakarta, Kamis (15/3/2012).

Oleh karena itu, pekan kemarin, Dahlan bersama dengan Direktur Angkasa Pura I dan II , akademisi, dan juga ahli penerbangan berencana membuat sebuah Perum yang akan mengendalikan single ATS ini. Adapun sebagai langkah awal, AP 1 dan 2, dikatakan Dahlan akan bersiap memisahkan semua aset, SDM, dan segala hal yang berkaitan dengannya untuk pembuatan Perum tersebut.

"Dalam satu minggu ini PP-nya akan terbentuk, jadi begitu PP-nya ada langsung siap. Tidak ada yang keberatan dengan adanya pembentukan organisasi baru ini, karena ini untuk kepentingan bersama, sifatnya nirlaba juga," lanjut dia.

Meskipun sudah siap, namun, dirinya belum bisa mengatakan nama perum tersebut. Yang pasti, di dalam perum ini, dirjen perhubungan udara Kemenhub akan menjadi dewan pengawas dan dewan pengawas inilah yang akan menentukan direksinya.

"Pokoknya tugas perum ini adalah memastikan bahwa Indonesia berdaulat di udara karena kita belum berdaulat di udara," tambah mantan Direktur Utama PLN ini. (wdi)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Alasan Nelayan Asing Tempati Pulau Indonesia