Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Triwulan I, Impor Migas Gerus Transaksi NPI

Martin Bagya Kertiyasa , Jurnalis-Kamis, 10 Mei 2012 |13:49 WIB
  Triwulan I, Impor Migas Gerus Transaksi NPI
Ilustrasi. (Foto: Corbis)
A
A
A

JAKARTA - Meskipun mengalami tekanan pada triwulan I-2012, namun besarnya arus masuk modal asing (capital inflow) diyakini akan mendukung surplus Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) untuk keseluruhan 2012.

Bank Indonesia (BI) mencatat, selama triwulan I-2012, transaksi modal dan finansial mencatat surplus sebesar USD2,2 miliar, ditopang oleh arus masuk investasi asing langsung (FDI) dan portofolio.

"Namun di sisi lain, transaksi berjalan pada triwulan I-2012 mengalami defisit sebesar USD2,9 miliar akibat tingginya impor, khususnya minyak dan gas, di tengah pertumbuhan ekspor yang melambat," ungkap Kepala Departemen Perencanaan Strategis dan Hubungan Masyarakat BI Dody Budi Waluyo dalam siaran persnya, di Jakarta, Kamis (10/5/2012).

Ke depan, kinerja neraca pembayaran diprakirakan membaik seiring dengan menurunnya defisit transaksi berjalan dan meningkatnya aliran modal masuk, baik investasi langsung maupun portofolio.

Sementara itu, BI juga mencatat cadangan devisa sampai dengan akhir April 2012 mencapai USD116,4 miliar atau setara dengan 6,4 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah.

(Martin Bagya Kertiyasa)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement