Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pempus Klaim Tak Ada Ancaman dari Pemda Kalimantan

R Ghita Intan Permatasari , Jurnalis-Senin, 28 Mei 2012 |18:58 WIB
Pempus Klaim Tak Ada Ancaman dari Pemda Kalimantan
Menteri ESDM Jero Wacik. Foto: Runi/okezone
A
A
A

JAKARTA - Pemerintah pusat mengaku tidak mendapat ancaman dari pemerintah Daerah Kalimantan untuk masalah memblokir pengiriman batu bara. Menteri ESDM Jero Wacik mengaku sudah berbicara dengan Gubernur dareah setempat bahwa tidak ada ancaman untuk tidak ada pengiriman batu bara.

"Saya cek, enggak gitu kok. Gubernurnya tidak ngancam. Tidak ngancam tidak kirim batu bara gitu, tidak saya sudah bicara dengan pak Awang Faruk (gubernur Kalimantan Timur), tidak kok tidak begitu," ungkapnya kala ditemui di kantor Menko Perekonomian, Jakarta, Senin (28/5/2012).

Jero melanjutkan, seyogya ancaman berupa blokade pengiriman batu bara tersebut seharusnya tidak perlu terjadi. Dirinya menilai, bahwa dengan adanya hal tersebut dapat menambah permasalahan menjadi besar bahkan bukan tidak mungkin hal tersebut dapat menjadi permasalahn nasional.

"Cara pikir kita begini, pemerintah pusat, presiden, saya (menteri) dengan gubernur itu satu paket, sama-sama pemerintah. Jadi kalau ada kesulitan di situ itu kesluitan saya juga. Jadi teori ngancam mengamcam itu tidak lah, saya kenal Pak Rudi (Gubernur Kalimantan Selatan), kalau saya bicara enggak lah," paparnya.

"Jadi maksud saya gini kalau mau mencari masalah, mencari jalan keluar, jangan menciptakan masalah baru, jadi kalau misalnya minta tambahan premium atau BBM terus dengan memblokade batu bara, kalau batu baranya enggak boleh keluar itu masalahnya malah jadi tambah besar," pungkasnya.

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement