Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

BBM di SPBU Shell Kosong Lagi, Ini Penyebabnya

Dani Jumadil Akhir , Jurnalis-Sabtu, 07 Februari 2026 |10:45 WIB
BBM di SPBU Shell Kosong Lagi, Ini Penyebabnya
BBM di SPBU Shell Kosong Lagi, Ini Penyebabnya (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Stok BBM di SPBU Shell kosong lagi di beberapa SPBU. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menjelaskan penyebab BBM di SPBU Shell kosong.

Kementerian ESDM menyatakan, izin impor BBM untuk memenuhi kebutuhan SPBU milik Shell masih dievaluasi.

"Ya, kami evaluasi. Sedang dievaluasi (izin impor BBM-nya)," ujar Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Dirjen Migas) Kementerian ESDM Laode Sulaeman ketika dijumpai di Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat 6 Februari 2026.

Alasan Izin Impor BBM Masih Dievaluasi

Laode menyampaikan salah satu pertimbangan mengapa izin impor BBM untuk Shell masih dievaluasi adalah terlambatnya Shell menyetujui untuk melakukan pembelian BBM melalui PT Pertamina ketika kelangkaan BBM di SPBU swasta terjadi pada kuartal akhir 2025.

"Kan Shell itu terakhir kan menyetujui proses pembelian (BBM). Jadi, ya, kami evaluasi," kata Laode.

Izin impor yang belum diberikan tersebut menyebabkan Shell belum bisa mengimpor BBM, termasuk mendistribusikannya kepada SPBU-SPBU Shell.

Stok BBM di SPBU Shell

Dikutip dari laman resmi Shell Indonesia, berdasarkan informasi per 6 Februari 2026, BBM jenis Shell Super hanya tersedia di area Jawa Timur.

Kelangkaan BBM di SPBU Shell telah berlangsung sejak awal 2026.

Sementara itu, Laode mengatakan bahwa izin impor untuk SPBU swasta lainnya, seperti bp dan Vivo, telah diberikan untuk enam bulan.

Nantinya, baik pemerintah maupun pengelola SPBU swasta memiliki waktu untuk melihat dinamika konsumsi dan bisa mengajukan permohonan impor BBM dengan volume yang sudah disesuaikan untuk enam bulan selanjutnya.

"Jadi, mereka (SPBU swasta) sudah diberikan impor untuk enam bulan, kecuali yang sedang dievaluasi (Shell). Untuk tahun ini," kata Laode.

 

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement