BALIKPAPAN - Direktur Pemasaran dan Niaga Pertamina Hanung Budya meresmikan operasional SPBU mobile (BBM eceran) UPms VI, di kantor BBM Balikpapan, Selasa ini. Mobil tanki kapasitas 5.000 liter ini dilengkapi dengan meter arus, pompa produk dan nozzle.
Hanung Budia mengatakan, SPBU mobile ini untuk merespon kebijakan pemerintah melalui Kementerian ESDM terkait pengendalian penggunaan BBM bersubsidi.
"Ini untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang tidak boleh mengisi di SPBU umum, SPBU ini menjual BBM non subsisdi, untuk mengendalikan penggunaan bahan bakar. Diarahkan bagi kebutuhan kendaraan industri, perkebunan,” ujarnya kepada wartawan, Selasa (17/7/2012).
Mobil SPBU eceran untuk solar nonsubsidi di Kaltim, saat sudah tersedia sebanyak 26 kendaraan. Sedangkan di seluruh Kalimantan tersedia sekira 32 armada. "Target kita hingga akhir tahun seluruh Kalimantan 70 kendaraan," ucapnya.
Keberadaan armada mobile SPBU eceran ini kata Hanung juga bisa diperuntukan bagi keperluan kendaraan dari pemerintah atau BUMN, BUMD dan pengelolaan gedung swasta atau pusat perbelanjaan.
"Lokasi akan diposisikan di kordinat tertentu, kemarin rombongan Gubernur Kaltim ke Bontang, sudah memanfaatkan ini bagi mobil dinas," katanya.
Adapun per 1 Juni lalu, pemerintah telah menerapkan penggunaan BBM nonsubsidi bagi mobil dinas pemerintah, BUMN dan BUMD di wilayah Jabotebek, kemudian diperluas per 1 Agustus untuk wilayah Jawa-Bali.
“Beberapa Gubernur juga sudah menginstruksikan jajarannya untuk tidak lagi menggunakan BBM nonsubsidi, nah ini merupakan salah satu solusinya termasuk Kalimantan ini," katanya.
“Jadi mobil SPBU ini akan dioperasikan dekat pertambangan dan perkebunan, juga di lokasi dalam kota yang dekat dengan SPBU, jadi mudah-mudahan dengan mobil SPBU ini kita bisa ikut sedikit membantu pemerintah untuk mengendalikan penggunaan BBM yang dari hari ke hari semakin tinggi,” imbunya.
Diakui Hanung, sampai saat ini masih terjadi penyalahgunaan khususnya di Kalimantan ini cukup besar dimana over sampai 11 hingga 13 persen, khususnya untuk solar. Setidaknya kata Hanung, juga untuk memberikan alternative dan memperkecil penyalahgunaan.
"Kita tahu bersama di Kalimantan ini banyak sekali mobil truk angkutan batu bara dan perkebunan yang menyalahgunakan, seolah-olah untuk kepengingan sendiri, tapi yah itu kita enggak tahu kemana," tukasnya.
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.